Manchester United dikabarkan telah memutuskan untuk menghentikan upaya mereka merekrut Ederson dan kini mengalihkan fokus pada Joao Gomes, meskipun mereka kemungkinan akan menghadapi persaingan dari Liverpool.
Seperti yang telah diberitakan malam ini, saga transfer Ederson ke Manchester United berjalan cukup rumit dalam beberapa jam terakhir, dengan sejumlah sumber menyebutkan bahwa kesepakatan telah dibatalkan, sementara pihak lain membantah hal tersebut.
Laporan dari media Italia, Sport Mediaset, menyebutkan bahwa Setan Merah kini mengarahkan perhatian mereka untuk merekrut gelandang AS Roma, Manu Kone, sebagai alternatif dari Ederson.
Namun, laporan terbaru dari Globo mengungkapkan bahwa Manchester United telah beralih pada target gelandang Brasil lainnya, yakni bintang Wolverhampton Wanderers, Joao Gomes.
Laporan tersebut juga menyebutkan bahwa Liverpool telah melakukan kontak awal mengenai kemungkinan merekrut pemain berusia 25 tahun itu, sehingga negosiasi ini tampaknya tidak akan berjalan mudah.
Joao Gomes tampil mengesankan sepanjang waktunya bersama Wolves, dan wajar jika ia menarik minat sejumlah klub besar pada bursa transfer musim panas ini.
Menurut laporan Ben Jacobs, Gomes sempat menjadi incaran Atletico Madrid. Namun, pembaruan terbaru menunjukkan bahwa kesepakatan tersebut tiba-tiba terhenti meskipun kedua klub sebelumnya telah mencapai kesepakatan.
Transfer Joao Gomes ke Atletico Madrid dikabarkan tertunda meski telah ada kesepakatan antara kedua klub. Wolves saat ini berasumsi bahwa Atletico telah mengalihkan perhatian mereka ke target lain, meskipun belum ada pemberitahuan resmi bahwa kesepakatan tersebut dibatalkan.
Jika benar Gomes batal bergabung dengan Atletico, maka hal ini menjadi peluang besar bagi Manchester United dan Liverpool untuk segera mengambil langkah cepat.
Bagi Manchester United, mendatangkan pemain dengan profil seperti Gomes akan menjadi langkah positif jika mereka gagal mendapatkan Ederson. Sementara itu, Liverpool juga tampaknya membutuhkan perubahan di lini tengah setelah performa mengecewakan musim lalu yang membuat mereka hanya finis di peringkat kelima klasemen Liga Premier Inggris.