Hari Ketiga Pencarian Penumpang KMP Batumandi, Area Diperluas hinggal 12 Mil
Reny Fitriani July 11, 2026 10:19 AM

Tribunlampung.co.id, Lampung Selatan – Hari ketiga, Tim SAR gabungan kembali melanjutkan operasi pencarian seorang penumpang yang diduga terjatuh dari KMP Batumandi di perairan Pulau Panjurit, Kabupaten Lampung Selatan, pada Sabtu (11/7/2026).

Baca Juga: Hari Kedua Pencarian Penumpang KMP Batumandi, Tim SAR Perluas Area hingga 5 Mil Laut

Sebelumnya dibeitakan, seorang penumpang bernama Zora Panasea Martauli Ompusunggu (19), warga Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, diduga terjatuh dari KMP Batumandi saat kapal hendak bersandar di Pelabuhan Bakauheni pada Kamis (9/7/2026) sekitar pukul 01.42 WIB.

Peristiwa tersebut bermula ketika awak kapal mengimbau seluruh penumpang kembali ke kendaraan masing-masing.

Namun, seorang ibu melaporkan anaknya belum kembali ke kendaraan.

Setelah dilakukan pemanggilan melalui pengeras suara sebanyak lima kali dan pencarian di seluruh area kapal, petugas menemukan sepasang sepatu dan jaket di tangga sisi kanan menuju dek kendaraan 1.

Temuan tersebut kemudian memunculkan dugaan bahwa korban telah terjatuh ke laut, sehingga pihak kapal segera melaporkan kejadian itu kepada Kantor Pencarian dan Pertolongan Lampung untuk dilakukan operasi SAR.

Kepala Pos SAR Bakauheni, Rezie Kuswara mengatakan pada hari ketiga pencarian, tim memperluas area penyisiran hingga radius 10 sampai 12 mil laut dari lokasi korban diduga terjatuh.

Langkah tersebut dilakukan berdasarkan analisis kondisi arus laut yang cukup kuat di perairan Selat Sunda.

"Operasi kita mulai pukul 08.30 WIB. Untuk pencarian hari ini kita perluas sekitar 10 sampai 12 mil, karena prediksi arus cukup kencang," kata Rezie, Sabtu (11/7/2026)

Menurutnya, berdasarkan perkiraan pergerakan arus, korban berpotensi hanyut menuju wilayah perairan Pulau Sebesi hingga memasuki jalur perairan pesisir di Lampung Selatan.

"Korban kemungkinan mengarah ke perairan Sebesi dan bisa juga masuk ke alur perairan pesisir," ujarnya.

Selain memperluas area pencarian di laut, Pos SAR Bakauheni juga telah berkoordinasi dengan masyarakat dan nelayan di sepanjang pesisir agar ikut membantu memantau apabila menemukan tanda-tanda keberadaan korban.

"Untuk update, nelayan pesisir sudah kita informasikan terkait adanya kejadian ini," tambah Rezie.

Sebelumnya, pihaknya juga sudah memperluas operasi pencarian pada hari kedua sejaug 4-5 mil pada Jumat (10/7/2026).

Hingga kini, korban masih dalam pencarian oleh tim SAR gabungan.

( Tribunlampung.co.id / Dominius Desmantri Barus )

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.