519 Mahasiswa FKM Untad Terima Beasiswa Berani Cerdas, Dekan: Dukungan Pemprov Membantu Pendidikan
Regina Goldie July 11, 2026 10:23 AM

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Robit Silmi

TRIBUNPALU.COM, PALU - Sebanyak 519 mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Tadulako (Untad) menerima Beasiswa BERANI Cerdas dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah.

Dekan FKM Untad, Prof. Dr. Rosmala Nur, mengatakan bantuan pendidikan tersebut menjadi salah satu faktor yang mendukung mahasiswa menyelesaikan studi sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Sulawesi Tengah.

Hal itu disampaikannya saat penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara FKM Untad dan Laboratorium Kesehatan (Labkes) Provinsi Sulawesi Tengah di Aula Labkes Sulteng, Jl Undata Lama, Kota Palu, Jumat (10/7/2026).

"Jumlah penerima beasiswa prestasi sekitar 519 orang, selebihnya mahasiswa mandiri. Rata-rata mahasiswa kami memang sangat ditunjang oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah," ujar Rosmala.

Menurutnya, program Beasiswa BERANI Cerdas memberikan kesempatan lebih luas kepada mahasiswa untuk menempuh pendidikan tinggi tanpa terkendala biaya.

Saat ini FKM Untad memiliki sekitar 1.800 mahasiswa aktif yang didukung 65 dosen dan 20 tenaga kependidikan. 

Baca juga: Warga Dusun Lala Kini Nikmati Air Bersih, Kapolres Morowali: Jaga dan Manfaatkan dengan Baik

Mayoritas dosen dan tenaga kependidikan di lingkungan FKM masih berusia di bawah 40 tahun sehingga dinilai produktif dalam mendukung pengembangan fakultas.

Rosmala menjelaskan, FKM Untad saat ini memiliki tiga program studi, yakni Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat, Program Studi S1 Gizi, dan Program Studi S2 Kesehatan Masyarakat.

Ia mengatakan Program Studi S1 dan S2 Kesehatan Masyarakat telah meraih akreditasi Unggul. 

Sementara Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat tahun ini kembali menjalani proses reakreditasi dan ditargetkan mempertahankan status unggul.

"Tahun ini target kami seluruh program studi berstatus unggul, sehingga kami siap membuka Program Studi S3 Kesehatan Masyarakat," katanya.

Selain itu, FKM Untad juga mencatat capaian zero dropout pada tahun ini. 

Tidak ada mahasiswa yang putus kuliah sepanjang tahun akademik berjalan.

Di sisi lain, minat masyarakat untuk kuliah di FKM Untad juga terus meningkat. 

Pada jalur mandiri tahun ini, kuota penerimaan hanya 89 mahasiswa, sedangkan jumlah pendaftar mencapai 617 orang.

Baca juga: Desak Audit Menyeluruh PT GNI, Safri: Jangan Biarkan Morowali Utara Jadi Korban Gagalnya Hilirisasi

"FKM menjadi salah satu fakultas favorit di Universitas Tadulako karena kualitas pembelajaran dan akreditasinya," ujar Rosmala.

Dalam kesempatan tersebut, Rosmala juga memperkenalkan profil FKM Untad kepada jajaran Labkes Provinsi Sulawesi Tengah.

Berdasarkan laman resmi FKM Untad, fakultas tersebut berdiri secara mandiri pada 17 Juli 2017. 

Selanjutnya, pada 19 September 2017 dibuka Program Studi S1 Gizi, dan pada 2023 FKM membuka Program Studi Magister (S2) Kesehatan Masyarakat. 

Hingga kini FKM memiliki tiga program studi dan terus mengembangkan kualitas pendidikan, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.