Wali Kota Bandung Farhan Dilarikan ke RS, Jatuh Sakit Usai Terima Tamu, Absen Rapat Paripurna
Apriantiara Rahmawati Susma July 11, 2026 11:44 AM

 

TRIBUNSTYLE.COM - Kabar kurang menyenangkan datang dari Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan.

Farhan dilaporkan jatuh sakit saat sedang beraktivitas di ruang kerjanya, Balai Kota Bandung, Jumat (10/7/2026).

Akibat kondisi tersebut, Farhan harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Farhan langsung dibawa dari Balai Kota menuju salah satu rumah sakit di Kota Bandung sekitar pukul 16.30 WIB.

Kabar tersebut pun telah dikonfirmasi oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Bandung, Henryco Arie Sapiie.

Baca juga: Disanksi KDM Buntut Lagu Lalaki Langit, Bupati Purwakarta Om Zein Buka-bukaan Soal Masa Lalu: Nakal

WALI KOTA BANDUNG - Wali Kota Muhammad Farhan, terpaksa harus dievakuasi menggunakan mobil ambulans sesaat setelah menuntaskan agenda resminya menerima kunjungan tamu pada Jumat (10/7/2026) sore. Henryco membenarkan bahwa Farhan mulai merasa tidak fit di sela-sela kegiatannya siang itu.
WALI KOTA BANDUNG - Wali Kota Muhammad Farhan, terpaksa harus dievakuasi menggunakan mobil ambulans sesaat setelah menuntaskan agenda resminya menerima kunjungan tamu pada Jumat (10/7/2026) sore. Henryco membenarkan bahwa Farhan mulai merasa tidak fit di sela-sela kegiatannya siang itu. (Tangkapan layar Instagram @infobandungkota)

"Jadi Pak Wali sedang menerima tamu, setelah menerima tamu beliau baru mulai kerasa tidak sehat.

Sampai saat ini  masih dalam pemeriksaan tim dokter," kata Henryco saat dihubungi, Jumat sore.

Henryco memastikan bahwa Farhan terpaksa absen dari agenda yang telah dijadwalkan sebelumnya, termasuk rapat paripurna di DPRD Kota Bandung.

"Jadi beliau di rapat paripurna yang pertama tidak hadir. Beliau tadinya mau hadir di rapat paripurna yang kedua, tapi ternyata beliau sakit sehingga harus segera dilarikan ke rumah sakit." jelasnya.

Henryco menegaskan insiden tersebut sama sekali tidak akan mengganggu roda pemerintahan maupun kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Pihaknya memastikan seluruh lini pelayanan publik di Kota Kembang tetap berjalan normal seperti biasa sesuai dengan mekanisme yang berlaku.

Di sisi lain, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung turut mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama memanjatkan doa terbaik bagi kesembuhan Muhammad Farhan.

Diharapkan, Wali Kota Bandung tersebut dapat segera pulih dan kembali beraktivitas memimpin warga.

Selain itu, Pemkot Bandung mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi terkait kondisi wali kota.

Masyarakat diimbau hanya mengacu pada informasi resmi yang disampaikan Pemkot Bandung melalui kanal komunikasi resmi.

Pemkot Bandung akan menyampaikan perkembangan informasi lebih lanjut kepada publik setelah memperoleh informasi resmi dari tim medis.

Profil Muhammad Farhan

Sebelum jadi Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan dikenal sebagai penyiar serta presenter TV yang beken pada tahun 90-an hingga 2000-an.

Untuk diketahui, Farhan menikah dengan Aryatri, seorang pekerja seni (produksi film) pada September 1998.

Dari pernikahannya, mereka dikaruniai dua orang putra, Muhammad Ridzky Khalid yang meninggal dunia pada 2015 dan Muhammad Bisma Wibisana.

Keluarga menjadi bagian penting dalam perjalanan hidup dan karier Farhan serta menjadi sumber inspirasi dalam setiap langkah pengabdiannya terhadap masyarakat.

Karier Farhan di dunia profesional berawal dari radio setelah lulus dari Fakultas Ekonomi Universitas Padjadjaran pada 1995.

Ia dikenal sebagai penyiar di beberapa stasiun radio nasional seperti KLCBS, Mustang FM, Hard Rock FM, hingga Delta FM.

Farhan pernah berduet sebagai penyiar bersama Asri Welas dan Indie Barends.

Setelah cukup matang sebagai penyiar radio, Farhan juga mengisi sejumlah acara televisi sebagai host dan presenter.

Beberapa acara beken yang pernah dipandunya adalah Extravaganza dan Lepas Malam di Trans TV, Pentas Sejuta Aksi (Pesta) Indosiar, dan acaranya yang paling terkenal adalah Om Farhan di ANTV serta Tatap Muka di TV One.

Setelah sukses di dunia hiburan, Farhan, yang juga pernah mengenyam pendidikan melalui program fellowship di Harvard Business School pada tahun 2012 dan MIT Sloan School di tahun 2011, pernah mengabdikan diri untuk tim sepak bola kesayangannya, Persib Bandung.

Posisi penting yang pernah diembannya adalah sebagai Direktur PT Persib Bandung Bermartabat pada 2009 hingga tahun 2016.

Dia pun pernah merasakan menjadi bagian ketika Persib Bandung berhasil menjadi juara Indonesia Super League (ISL) pada tahun 2014.

Farhan kemudian banting setir dan mencoba peruntungan di dunia politik.

Pada 2016, dia memutuskan untuk bergabung dengan Partai Nasdem.

Pada 2019, dalam ajang Pemilihan Legislatif, Farhan pun berhasil masuk Senayan sebagai anggota DPR RI.

Di DPR RI, Farhan bertugas di Komisi I yang membidangi pertahanan, luar negeri, komunikasi, dan informatika.

Selama masa jabatannya di parlemen, Farhan aktif dalam penyusunan kebijakan strategis dan legislasi yang berdampak luas bagi masyarakat.

Setelah gagal kembali maju di Pileg 2024 karena kalah suara oleh pesaingnya dari parpol lain di Dapil I Jawa Barat yang meliputi Kota Bandung dan Kota Cimahi, Farhan justru terpilih sebagai Wali Kota Bandung dalam ajang Pilkada Kota Bandung 2024.

(TribunStyle.com/Kompas.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.