Permudah Investasi Swasta, Pemkab Nabire Peringkat Pertama Penurunan Pengangguran Regional Papua
Paul Manahara Tambunan July 11, 2026 12:14 PM

 

Laporan Wartawan TribunPapua.com, Calvin Louis Erari

TRIBUN-PAPUA.COM, NAIRE - Pemerintah Kabupaten Nabire meraih peringkat pertama kategori penurunan angka pengangguran dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Regional Papua 2026 yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Penghargaan prestisius tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, kepada Bupati Nabire, Mesak Magai, dalam seremoni resmi di Jayapura pada Senin (22/6/2026).

Bupati Nabire, Mesak Magai menyatakan, penghargaan tingkat nasional ini merupakan buah dari komitmen jajarannya dalam mengoptimalkan penyerapan Sumber Daya Manusia (SDM) lokal, baik di sektor pemerintahan maupun swasta.

"Di internal pemerintahan, kami telah melakukan pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) serta mengoptimalkan tenaga kontrak di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD)," kata Mesak Magai di Nabire, Sabtu (11/7/2026).

Baca juga: Dari Papua untuk Garuda Muda: Kisah 4 Talenta PFA Tundukkan Malaysia Bersama Timnas U-17

Sementara untuk sektor eksternal, Mesak mengatakan pihaknya membuka peluang investasi selebar-lebarnya demi mendorong penyerapan tenaga kerja secara masif oleh pihak swasta.

Salah satu langkah konkret yang diambil adalah dengan mempermudah seluruh proses perizinan usaha di wilayah Nabire.

"Tujuannya jelas, agar ke depan semakin banyak pihak swasta yang menanamkan modal dan menyerap tenaga kerja lokal," tegasnya.

Menurut Mesak, pertumbuhan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) seperti warung kopi dan usaha kuliner di Nabire juga turut andil menciptakan lapangan kerja mandiri bagi masyarakat.

Lebih lanjut, Mesak menambahkan status Nabire sebagai ibu kota Provinsi Papua Tengah kian menggeliatkan iklim investasi daerah.

Saat ini, proyek pembangunan hotel berskala besar seperti Swiss-Belhotel sedang berjalan dan dipastikan akan segera rampung. Infrastruktur modern ini diproyeksikan mampu menyerap ratusan tenaga kerja baru.

Baca juga: Prediksi Babak 8 Besar Piala Dunia: Fans di Nabire Yakin Belgia Libas Spanyol 3-1

Kehadiran perhotelan ini juga dipastikan akan mendongkrak sektor hulu, terutama kebutuhan pangan seperti sayur-mayur dan ikan segar.

Menangkap peluang tersebut, Pemkab Nabire kini fokus memberdayakan masyarakat lokal dengan menyalurkan bantuan perahu bagi para nelayan guna memaksimalkan potensi perikanan.

Sedangkan untuk kebutuhan sayur seperti kentang dan wortel, Mesak menegaskan Nabire tidak perlu lagi mendatangkannya dari luar Papua.

Pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Dogiyai untuk menyuplai hasil tani mereka langsung ke hotel-hotel di Nabire.

"Melalui integrasi ekonomi antardaerah ini, kami optimis kesejahteraan masyarakat akan meningkat secara perlahan namun pasti," pungkasnya. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.