Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Timur memperluas akses program Cek Kesehatan Gratis (CKG) melalui layanan jemput bola ke berbagai lokasi, mulai dari sekolah hingga komunitas.
"Kami terus memperluas akses layanan melalui berbagai komunitas di Jakarta Timur, seperti kementerian, sekolah, kantor pemerintahan, tempat ibadah, komunitas masyarakat hingga kegiatan publik seperti Pekan Raya Jakarta (PRJ)," kata Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Timur Arief Wahyudhy saat dihubungi ANTARA di Jakarta, Sabtu.
Upaya tersebut dilakukan agar masyarakat semakin mudah mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan tanpa harus datang langsung ke puskesmas.
Menurut Arief, upaya jemput bola ini menjadi salah satu cara efektif untuk meningkatkan cakupan pemeriksaan kesehatan dan mempermudah masyarakat menggunakan layanan CKG bagi yang memiliki keterbatasan waktu untuk datang ke fasilitas kesehatan.
"Penguatan layanan CKG terus dilakukan dengan memperluas jangkauan pelayanan melalui layanan jemput bola, maksudnya pelayanan tidak hanya dilakukan di dalam gedung tetapi juga di luar gedung Puskesmas," ucapnya.
Selain memperluas lokasi pelayanan, Suku Dinas Kesehatan Jakarta Timur juga memperkuat promosi kesehatan agar masyarakat semakin memahami pentingnya melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala sebagai langkah deteksi dini penyakit.
"Kami juga memperluas jangkauan CKG melalui jejaring klinik puskesmas, memperkuat pelayanan hingga tingkat Puskesmas Pembantu, dan memastikan kecukupan SDM dan sarana prasarana," jelas Arief.
Ke depannya, dia memastikan pelayanan jemput bola akan terus diperkuat, sehingga program CKG hadir ke lingkungan tempat masyarakat beraktivitas.
"Kami berharap semakin banyak warga Jakarta Timur memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan secara dini, sehingga risiko penyakit dapat dideteksi lebih cepat," ucap Arief.
Sebelumnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatat program Cek Kesehatan Gratis (CKG) hingga akhir Juni 2026 telah menjangkau sekitar 2,57 juta warga atau 23,24 persen dari total sasaran penduduk pada triwulan II tahun 2026.
"Capaian ini telah melampaui target triwulan II yang ditetapkan sebesar 23 persen," kata Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Octoviana Carolina saat dihubungi di Jakarta, Kamis (9/7).
Adapun target capaian CKG Provinsi DKI Jakarta pada tahun 2026 adalah 46 persen dari total sasaran penduduk.
Pemprov DKI Jakarta juga menerapkan berbagai upaya dalam meningkatkan capaian program CKG, salah satunya melalui pendekatan CKG Komunitas.





