Antrean Biosolar di Padang Mengular di SPBU Jati Baru, Sopir Takut saat Giliran Isi Kehabisan BBM
Rahmadi July 11, 2026 01:46 PM

TRIBUNPADANG.COM, PADANG – Ratusan kendaraan memicu antrean BBM biosolar di Padang hingga mengular panjang di SPBU 14.252.582 Jati Baru, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang, Sabtu (11/7/2026).

Pantauan TribunPadang.com di lapangan sekira pukul 10.11 WIB, tampak antrean kendaraan sudah mengular panjang.

Kendaraan yang antre tampak satu jalur, dari arah Sawahan menuju SPBU tersebut, antrean hampir sampai di RSUP M Djamil Padang.

Di sisi lain dari arah sebaliknya, di depan SPBU, hingga SJS Mart Jati, kendaraan juga mengular.

Kendaraan yang mengular tidak hanya minibus, namun juga ada pikap dan truk boks.

Baca juga: Harga Terbaru TBS Sawit Pasaman Barat, Cek Perusahaan yang Beli Rp 3.810 per Kg

Antrean kendaraan hanya tampak mepet jika tidak ada persimpangan, namun sebaliknya, jaraknya hanya beberapa sentimeter.

Sedangkan di dalam kawasan, antrean terlihat dua jalur dan cukup padat pada pengisian BBM biosolar.

Untuk arus lalu lintas masih terpantau lancar dan terkendali di lapangan, meski banyak kendaraan yang mengurangi kecepatan saat memotong jalur.

Pengendara, Iwan mengatakan baru saja antre setengah jam di SPBU Jati untuk mengisi BBM biosolar.

Kata dia, untuk mendapatkan bbm tersebut, pada umunnya harus mengantre selama dua hingga tiga jam ke depan.

Baca juga: Polisi Siagakan Personel di Jalur Lembah Anai, Antisipasi Macet Akhir Pekan Padang-Bukittinggi

"Saya baru antre setengah jam lalu, tapi hingga dapat solar, biasanya harus menunggu dua hingga tiga jam. Soalnya kemarin begitu," kata dia saat ditemui di lokasi.

Ia menjelaskan, biasanya antrean panjang jarang terjadi di SPBU Khatib Jati. Akan tetapi, beberapa bulan terakhir kondisi teesebut mulai terjadi, begitu juga dengan tempat lain.

Meski begitu, ia tetap harus menunggu sampai mendapatkan biosolar. Jika tidak, ia tidak bisa melanjutkan perjalanan.

"Harus tetap antre, karena di tempat lain juga sama, kalau tidak tidak bisa bekerja. Tapi terkadang, bisa saja giliran kita mengisi solar, habis, itu yang ditakutkan, lalu antre lagi di tempat lain," tutupnya. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.