TRIBUNBANYUMAS.COM, BANYUMAS - Ramdan Setiadi (9) terlihat malu saat ditanya alasan mengikuti acara khitanan massal yang digelar Yayasan Baitul Maal (YBM) Brilian Regional Office (RO) Yogyakarta bersama BRI Kantor Cabang Ajibarang, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Sabtu (11/7/2026).
Dia pun menyampaikan harapan setelah disunat.
Acara khitanan massal ini berlangsung di RS An Nimah (RS NMC) Wangon.
"Ingin dapat hadiah," kata bocah kelas 4 SD itu polos.
Baca juga: Berawal Ikuti Tren, Sepasi Coffee Cilongok Banyumas Kini Mudah Susun Pembukuan Berkat EDC BRI
Ramdan mengaku tidak takut disunat.
Sebab, banyak teman di sekolah juga sudah sunat.
"Sebenarnya sudah minta sunat sejak satu tahun lalu. Tapi baru sekarang saya kabulkan, kebetulan ada info sunatan massal dari BRI ini," kata Turyanto, ayah Ramdan.
Warga Karangtengah Wetan, Kecamatan Wangon, Kabupaten Banyumas, itu mengatakan, informasi terkait sunatan massal BRI ini diperoleh dari pengurus RT tempat dia tinggal.
Turyanto kemudian menawarkan ke putra bungsunya dan disambut antusias.
"Setelah itu daftar lewat online, cukup mudah," kata bapak 4 anak ini.
Arga Elfarino (8) juga mengaku tak takut disunat.
Bocah kelas 2 SD ini pun senang lantaran saat sunat, dia mendapat tas.
Peserta khitan massal tersebut memang mendapat tas sekolah, baju koko, sarung, peci, serta uang saku.
"Tidak takut," katanya lantang saat ditanya takut atau tidak ikut sunat.
Arga datang diantar orangtuanya, Detik Daryanti dan Dede Priyanto.
"Karena anaknya mau dan kebetulan pas libur sekolah juga, akhirnya saya daftarkan ikut acara sunatan massal ini," kata Detik.
Kabar anak keduanya mau disunat juga membuat Dede bangga.
Dia langsung menjadwalkan pulang.
"Saya kerja di Jakarta. Senang anak sudah mau disunat, makanya saya pulang," ujar bapak tiga anak itu.
Sementara, Kepala BRI Kantor Cabang Ajibarang Banyumas Doan Taurino Arief mengatakan, ada 24 anak peserta kitanan massal tersebut.
Pihaknya menyediakan kuota 25 anak.
Satu anak mengundurkan diri menjelang pelaksanaan karena takut.
"Animo masyarakat cukup besar sebenarnya. Tapi, karena kuota terbatas, dalam waktu tiga hari pendaftaran, kuota sudah langsung penuh," ujarnya.
Menurut Doan, acara khitanan massal ini diperuntukkan bagi nasabah BRI, terutama warga yang membutuhkan di wilayah Ajibarang dan sekitarnya.
Sunatan massal ini merupakan bagian dari kegiatan YBM Brilian, lembaga amil zakat pegawai BRI.
"Ini menjadi sarana kami untuk berbagi," ujarnya.
Di YBM Brilian Ajibarang, katanya, setiap pekan juga digelar kegiatan sosial pembagian makanan gratis kepada warga yang membutuhkan.
"Acaranya setiap Jumat, lewat Jumat berkah, dilaksanakan kantor unit secara bergantian."
"Jadi, setiap Jumat pasti ada dua kantor unit yang melaksanakan Jumat berkah," ujarnya.
Baca juga: Sewa Lahan Hingga Dana Jagan Andalkan Pinjaman BRI, Aryanto Tenang Hadapi Musim Tanam Padi
Sementara, Supervisor YBM Brilian RO Yogyakarta Isna Irawan mengatakan, sunatan massal merupakan agenda tahunan.
Menurut Isna, kegiatan sosial ini selalu menyedot animo masyarakat.
"Setiap tahun kami menyediakan kuota 600-700 anak yang di sebar di wilayah kerja (RO Yogyakarta) dan selalu penuh, bahkan harus menolak."
"Jadi, khitanan itu memang program yang dibutuhkan masyarakat," ujarnya.
Kali ini, pelaksanaannya dilakukan bersama BRI Kantor Cabang Ajibarang.
Sebagai yayasan yang mengumpulkan zakat, infak, dan sedekah dari pegawai BRI, katanya, kegiatan YBM Brilian diperuntukkan bagi mustahik atau orang yang berhak menerima zakat.
Selain sunatan massal, pihaknya juga menyalurkan beasiswa, pemberdayaan ekonomi berupa bantuan modal, hingga penanganan stunting.
"Ini musim kemarau mau datang, kami juga siapkan bantuan air besih, baik berupa (kiriman air bersih dalam) tangki maupun sumur bor untuk daerah yang membutuhkan," kata dia.
Ke depan, Isna berharap, makin banyak kegiatan sosial YBM Brilian yang digelar dan bermanfaat bagi masyarakat, khususnya nasabah BRI di Banyumas. (*)