TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Berencana liburan ke Solo, Jawa Tengah?
Solo saat ini tidak hanya menawarkan destinasi wisata modern saja.
Di sini ada banyak pasar tradisional yang tidak hanya menawarkan aktivitas belanja, tetapi juga wisata kuliner, budaya, hingga spot foto yang estetik.
Pasar-pasar di Solo dikenal lengkap, mulai dari batik, barang antik, pakaian, jajanan tradisional, hingga kebutuhan sehari-hari.
Inilah rekomendasi tradisional di Solo yang bisa menjadi tujuan wisata menarik.
Pasar Klewer merupakan pusat batik terbesar di Solo.
Di sini, pengunjung bisa menemukan kain batik, daster, hingga oleh-oleh khas seperti keris dan blangkon.
Lokasinya berada di dekat Keraton Kasunanan dan Masjid Agung Surakarta.
Pasar ini sudah ada sejak masa penjajahan Jepang dan dikenal dengan harga yang terjangkau, meski pengunjung tetap perlu pandai menawar.
Bagi pecinta barang antik, Pasar Triwindu adalah surganya.
Berbagai koleksi seperti radio lama, teko, piring antik, hingga topeng tersedia di sini.
Selain berbelanja, pasar ini juga menjadi lokasi favorit untuk berfoto karena suasananya yang klasik dan estetik.
Pasar Gede atau Pasar Hardjonagoro merupakan salah satu ikon Kota Solo.
Pasar ini terkenal sebagai pusat kuliner, mulai dari dawet, kopi, dimsum, hingga berbagai jajanan tradisional.
Bangunannya yang masih mempertahankan arsitektur kolonial membuatnya juga menjadi destinasi wisata sejarah.
Pasar Kadipolo dikenal sebagai pusat penjualan daging dan ikan segar di Solo.
Selain kebutuhan pokok, pasar ini juga menyediakan jajanan khas Solo.
Setelah direvitalisasi, suasananya menjadi lebih bersih dan nyaman untuk dikunjungi.
Pasar ini sudah berdiri sejak 1981 dan menampung ratusan pedagang.
Dengan fasilitas yang cukup lengkap, Pasar Gading menjadi salah satu pasar rakyat yang tertata baik di Solo.
Pasar Jebres menyediakan berbagai kebutuhan sehari-hari dan beroperasi selama 24 jam.
Dengan ratusan kios dan los, pasar ini menjadi salah satu pusat aktivitas ekonomi warga sekitar.
Pasar Legi telah direvitalisasi menjadi lebih modern namun tetap mempertahankan fungsi utamanya sebagai pasar rakyat.
Lokasinya strategis di Banjarsari dan juga buka 24 jam, sehingga sangat ramai dikunjungi.
(*)