RANS Tegaskan Isu Pencucian Uang Raffi Ahmad Hanya Rumor, Sosok Ini Bongkar Faktanya 
Endra Kurniawan July 11, 2026 02:38 PM

 

TRIBUNNEWS.COM - PT RANS Entertainment Indonesia Tbk (RANS) resmi melakukan Initial Public Offering (IPO) atau melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) sejak Jumat (10/7/2026).

Di momen membanggakan itu, kembali pihak RANS disinggung soal isu pencucian uang.

Komisaris Utama (Komut) RANS, Darwin Cyril Noerhadi menjadi sosok yang membantah tegas mengenai isu pencucian uang.

Pihaknya menyebut polemik itu hanyalah rumor yang tidak bisa dibuktikan.

"Kalau mungkin dari masalah pencucian uang itu mungkin lebih kepada rumors yang ada daripada faktanya," ungkap Cyril saat konferensi pers di Main Hall BEI, Jakarta yang diterima Tribunnews pada Jumat.

Cyril juga mengingatkan bahwa perjalanan menuju RANS IPO pasti telah melewati pemeriksaan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) maupun dari BEI.

Terkait isu pencucian uang yang beredar, pihak RANS sudah memberikan bantahan lewat satu bandel laporan yang berjumlah ratusan halaman.

"Jangan lupa bahwa proses IPO itu melalui ketentuan aturan yang harus dipenuhi oleh setiap emiten, baik OJK bisa dibayangkan, dengan Bursa Efek Indonesia."

"Jawaban dari pertanyaan itu boleh dibilang ada ratusan halaman," tegasnya lagi.

Dalam kesempatan yang sama, Cyrril sekaligus membeberkan fakta terkait pertumbuhan valuasi perseroan yang terjadi karena kinerja dan masuknya investasi dari PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTEK) pada 2021 sebesar Rp 248 miliar.

"Karena, katakanlah tahun 2021 itu adalah saat di mana, tadi Pak Tanto (Wakil Direktur Utama EMTK, Sutanto Hartono) katakan EMTK masuk Rp 248 miliar, sejumlah katanya hampir 17-18 persen. Valuasi saat itu saja sudah Rp 1,3 triliun," ungkapnya.

Baca juga: RANS Resmi IPO dan Saham Sentuh ARA 34,12 Persen, Raffi Ahmad Singgung Pihak yang Meragukannya 

Lalu, Cyril membeberkan saat ini pertumbuhan valuasi RANS mencapai 10 persen dengan valuasi Rp2 triliun.

Dengan RANS resmi IPO, tentu sudah membantah adanya kabar pencucian uang yang beredar.

"Which is, itu yang terjadi. Maka saya rasa IPO-nya RANS itu penting untuk menyampaikan apa yang terjadi di emiten ini secara fakta yang ada. Mengikuti ketentuan baik dari Otoritas Jasa Keuangan dan Bursa Efek Indonesia," jelasnya.

Duduk di samping Cyril, Nagita Slavina selaku Direktur Utama (Dirut) RANS turut memberikan reaksinya.

Sulung dari pengusaha Rieta Amilia ini, menilai penjelasan Cyril jauh lebih kredibel untuk meluruskan asumsi publik.

Nagita berharap setelah ini mata publik dapat terbuka lebar mengenai fakta yang sebenarnya terjadi, tidak melulu mengagungkan isu yang dinilai keliru.

"Terima kasih atas klarifikasinya, karena saya rasa kalau itu datangnya dari saya dan Raffi mungkin rasanya kurang elok, karena bisa dianggap kurang objektif. 

Tapi rasanya kalau dari Pak Cyril harusnya lebih membuka mata sebenarnya apa yang terjadi," sambung Nagita.

Baca juga: Keharuan Nagita Slavina Kenang Perjalanan RANS dari Kamera Vlog YouTube hingga IPO

RANS IPO karena Mimpi 5 Tahun Lalu

Pada kesempatan yang sama, Nagita mengungkapkan mimpi RANS untuk IPO sudah ada sejak lima tahun lalu.

Bermula dari 2021, saat itu RANS berhasil menggandeng anak perusahaan dari PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (Grup Emtek), PT Indonesia Entertainmen Grup (IEG).

Sejak saat itu mimpi RANS untuk IPO semakin membara. Sampai mereka terus berbenah menyiapkan diri, manajemen, dan mengembangkan banyak sektor.

"Sebenarnya visi-misi kita untuk menuju IPO itu sudah ada sejak 2021. Ketika itu kita bertemu dengan beberapa private investor akhirnya kita berjodoh ya pak ya. Kita berjodoh bersama salah satu anak perusahaan dari Emtek, dimana waktu itu mereka invest memberi saham kita."

"Di situ kita sudah mulai membangun impian dimana suatu hari nanti bisa menuju IPO," ujar Nagita.

"Memang faktornya yang pertama adalah kesiapan kita sebagai perusahaan, dari 2021 sampai sekarang kita menyiapkan. Yang pasti ada naik turunnya menyiapkan manajemen, menyiapkan bisnisnya bagaimana ke depannya," timpalnya ibu tiga anak itu.

(Tribunnews.com/Ayu)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.