Swiss Tak Pernah Menang Lawan Argentina, Lionel Messi Diprediksi Lolos Ke Semifinal Piala Dunia 2026
Fitriadi July 11, 2026 03:03 PM

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Rekor belum pernah kalah dari Swiss membuat Argentina tampil lebih percaya diri dalam babak perempat final Piala Dunia 2026, Minggu (12/7/2026) pagi pukul 08.00 WIB.

Laga Argentina vs Swiss dihelat di Arrowhead Stadium, Kansas City, Amerika Serikat.

Ini merupakan pertemuan kedelapan bagi kedua tim.

Dari tujuh pertandingan sebelumnya, Argentina sangat mendominasi rekor pertemuan melawan Swiss dengan catatan 5 kemenangan dan 2 hasil imbang di semua kompetisi. 

Selama sejarah pertemuan tersebut, La Albiceleste berhasil mencetak 14 gol dan hanya kebobolan tiga gol dari Swiss. 

Wasit Kota Pangkalpinang Rolamsyah dalam podcast Bangka Pos Selebrasi Lokal, mengatakan determinasi sejak menit pertama akan langsung digencarkan oleh kubu asuhan Lionel Scaloni. 

"Argentina akan memainkan pola permainan penguasaan bola, sedangkan Swiss akan fokus dalam segi pertahanan," ujar Rolamsyah dalam podcast yang dipandu host Dedy Qurniawan. 

Namun agresivitas Argentina pun tidak akan selalu berjalan positif, mengingat strategi counter attack bisa menjadi senjata pamungkas untuk menjebol gawang yang dijaga Emiliano Martinez. 

"Swiss pertahanannya itu yang sangat kokoh disiplin sebelumnya melawan Kolumbia pun sangat susah untuk dibobol. Argentina ini disaat mereka melakukan penguasaan bola dan juga melakukan serangan ke tim-tim sebelumnya, mereka kecolongan seperti melawan Tanjung Verde dan Mesir," bebernya.

Untuk melakukan strategi counter, Granit Xhaka memegang peran yang sangat krusial sebagai kapten utama, pemimpin spiritual, dan jenderal lapangan tengah bagi Swiss.

Di bawah kepemimpinannya, Swiss berhasil mencetak sejarah besar dengan menembus babak perempat final Piala Dunia 2026.

Kemampuannya dalam mengatur tempo, Xhaka bertindak sebagai jangkar di lini tengah yang mendikte ritme permainan kapan harus mempercepat aliran bola ke depan atau memperlambat tempo untuk meredam tekanan lawan. 

"Granit Xhaka yang di tengah, jangkarnya pemain Swiss. Sangat disiplin sekali di kotak, di wilayahnya dia sangat hebat sekali dalam memotong serangan-serangan, apalagi di daerah kawasan area tengahnya Swiss," bebernya.

Namun eks bintang Arsenal tersebut, kini akan menghadapi eks bintang FC Barcelona Lionel Messi yang juga masih dalam kondisi prima untuk mengatur lini serang Argentina. 

"Seorang Messi ini memang menjadi pembeda di setiap laganya, Messi tidak seperti dulu lagi tali dia pasti akan memainkan permainan yang lebih mensuplai bola ke teman-temannya. Digeser lagi dari segi IQ nya, dia memang hebat sekali di posisi ke nomor sepuluh, attacking midfielder," jelasnya.

Dengan kondisi tersebut serta melihat track record kedua tim, Rolamsyah pun optimis Argentina akan meraih tiket semi final Piala Dunia 2026.

"Argentina ini pasti akan bermain agresif di babak kedua, Argentina akan mencari celah di babak pertama itu bagaimana cara menciptakan goal dan kelemahan tim lawan. Tetapi di babak kedua mereka positif nanti akan menciptakan dua goal, sehingga untuk skornya akan 2-0 Argentina," ungkapnya. (Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.