Laporan wartawan TribunJatim.com, Aflahul Abidin
TRIBUNJATIM.COM, BANYUWANGI - Para nelayan yang ada di Muncar, Banyuwangi sedang bernasib kurang baik.
Cuaca perairan selatan Kabupaten Banyuwangi yang kerap buruk menyebabkan hasil tangkapan ikan para nelayan wilayah Kecamatan Muncar, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur menurun. Akibatnya, harga beberapa jenis ikan melonjak.
Hal tersebut terpotret dari penjualan ikan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Muncar, Sabtu (11/7/2026). Di pasar tersebut, pedagang menjual beberapa jenis ikan dengan harga yang lebih tinggi dibanding saat tangkapan ikan melimpah.
Rohani, salah satu pedagang di TPI Muncar, mencontohkan, ikan yang harganya naik cukup tinggi adalah tongkol. Saat ini, ikan tongkol dibanderol kisaran Rp 35 ribu per kilogram.
Saat musim ikan melimpah, harga termahal kisaran Rp 15 ribu per kg.
Baca juga: Nelayan Banyuwangi Curhat ke Wapres Gibran, Minta Izin Kapal Dipermudah hingga Pelabuhan Dibenahi
"Kalau tangkapan ramai, itu bisa Rp 6 ribu atau Rp 10 ribu per kg," kata dia.
Ikan kerapu juga naik harganya. Saat tangkapan nelayan ramai, harga kerapu sekitar Rp 40 ribu per kg. Sementara saat ini harganya mencapai Rp 60 ribu per kg.
Harga kepiting juga naik dari Rp 90 ribu per kg menjadi sekitar Rp 140 ribu per kg.
Menurutnya, tangkapan nelayan di wilayah Muncar menurun sejak sebelum Idulfitri lalu. Hal tersebut, kata dia, disebabkan kondisi cuaca yang tak menentu. Angin kencang mengganggu aktivitas melaut para nelayan terganggu.
"Banyak nelayan yang tidak melaut, sehingga pasokan ikan di pasar berkurang," tambah dia.
Tingginya harga ikan membuat pembeli turut menyusut. Menurutnya, banyak warga mengurungkan niat membeli ikan karena harganya yang mahal.
"Orang mikir mending beli tahu-tempe," kelakarnya.
Ketua Kelompok Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan Puteri Jaya, Riana, membenarkan bahwa penurunan pasokan ikan terjadi di TPI Muncar akibat cuaca buruk dan gelombang tinggi.
"Agak sepi karena angin dan ombak. Sudah sekitar dua bulan ini kondisinya begini," kata dia.
Pihaknya berharap, kondisi tersebut bisa segera berlalu. Sehingga aktivitas jual beli di TPI Muncar bisa kembali normal. Daya beli masyarakat juga diharapkan bisa meningkat.
Informasi lengkap dan menarik lainnya baca di TribunJatim.com