Jadi Ketua Dewan Pembina Tidar Bengkulu, Rachmat Riyanto Tak Bantah Isu Gabung Gerindra
Ricky Jenihansen July 11, 2026 04:54 PM

 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Suryadi Jaya

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU TENGAH - Bupati Bengkulu Tengah, Rachmat Riyanto, tak membantah isu dirinya akan bergabung dengan Partai Gerindra usai didapuk sebagai Ketua Dewan Pembina Tidar Provinsi Bengkulu.

Saat dikonfirmasi mengenai hal tersebut, Rachmat memilih memberikan jawaban singkat yang dinilai sebagai isyarat politik.

"Tidak perlu saya jawab, warna bajunya sudah menggambarkan," kata Rachmat kepada TribunBengkulu.com usai membuka Pelatihan Tunas 1 dan 2 Tidar Provinsi Bengkulu di Kabupaten Bengkulu Tengah, Sabtu (11/7/2026).

Saat menyampaikan pernyataan itu, Rachmat tampak mengenakan kemeja berwarna putih seragam Tidar yang identik dengan warna khas Partai Gerindra.

Jawaban tersebut disampaikan Rachmat saat ditanya apakah penunjukannya sebagai Ketua Dewan Pembina Tidar Provinsi Bengkulu juga menjadi penanda dirinya bergabung atau akan bergabung dengan Partai Gerindra.

Sebelumnya, Rachmat resmi membuka Pelatihan Tunas 1 dan 2 yang diikuti kader Tidar dari sembilan kabupaten dan satu kota se-Provinsi Bengkulu. Kegiatan tersebut juga menghadirkan pengurus pusat Tidar sebagai pemateri.

Dalam sambutannya, Rachmat mengatakan pelatihan tersebut diharapkan mampu melahirkan kader-kader muda yang memiliki jiwa kepemimpinan dan mampu memberikan kontribusi bagi pembangunan daerah maupun bangsa.

"Hari ini saya sebagai Ketua Pembina Tidar Provinsi Bengkulu. Tadi saya resmi membuka pelatihan 1 dan 2 untuk kader-kader Tidar se-Provinsi Bengkulu. Semua kabupaten-kota ikut dalam acara ini," ujarnya.

Ia berharap para peserta dapat menjadi generasi muda yang mampu membawa perubahan positif di lingkungan masing-masing.

"Kita berharap nanti dari pelatihan ini akan melahirkan manusia-manusia Indonesia yang hebat, yang lebih Indonesia Raya lagi, dan bisa mengendalikan berbagai hal, baik untuk dirinya sendiri maupun untuk daerah di mana dia tinggal," ucapnya.

Rachmat juga menyampaikan keinginannya menjadikan Kabupaten Bengkulu Tengah sebagai basis pengembangan Tidar di Provinsi Bengkulu.

Menurutnya, Bengkulu Tengah memiliki potensi besar karena sekitar 40 persen penduduknya merupakan generasi muda dengan jumlah mencapai sekitar 40 ribu orang.

"Jadi saya sampaikan kepada semuanya, ini harus fokus dan kita akan menjadikan Bengkulu Tengah ini basis daripada Tidar Provinsi Bengkulu. Itu harapan saya ke depan," katanya.

Sementara itu, Ketua Umum Pengurus Daerah (PD) Tidar Bengkulu, Sandhy Cahyadi, mengatakan pelatihan tersebut menjadi bukti komitmen organisasi dalam memperkuat eksistensi Tidar di seluruh wilayah Bengkulu.

"Ini bukan lagi harapan, melainkan sebuah pembuktian. Saat Musda tahun 2023 saya menyampaikan bahwa Tidar akan berkibar di sembilan kabupaten dan satu kota di Bengkulu," ujar Sandhy.

Ia berharap semakin banyak generasi muda bergabung ke Tidar agar memiliki pemahaman politik yang baik dan mampu memberikan kontribusi bagi pembangunan daerah.

"Harapannya nanti seluruh anak-anak muda yang ada di Bengkulu bisa bergabung dengan Tidar. Kita ingin membangun pemuda-pemuda yang melek politik. Politik itu tidak serta-merta identik dengan hal yang buruk, tetapi bagaimana kita bisa mengkritisi dan menggali potensi untuk kemajuan daerah," tutupnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.