TRIBUNSTYLE.COM, SUKOHARJO - Karena harga Pertamax sudah melambung tinggi tak terjangkau, Mama Dafa (35), ibu rumah tangga asal Grogol, Sukoharjo, Jawa Tengah, memilih tak berpaling dari BBM Pertalite karena jauh lebih murah.
"Kini pakai Pertalite, biar irit pengeluaran. Kalau Pertamax, duh berat di dompet, " ujarnya ke TribunStyle.com pada Kamis (9/7/2026).
"Dulu selalu pakai Pertamax, kini beralih ke Pertalite sejak Pertamax naik Rp 4.000, " ujarnya ke TribunStyle.com.
"Ya mau gimana lagi, harga Pertalite kini cuma Rp10.000, sedangkan Pertamax bisa Rp16.250, mending uangnya bisa buat belanja lainnya," imbuh si ibu muda ini .
Panjangnya antrean kendaraan untuk membeli Pertalite di SPBU Sukoharjo Jawa Tengah memang sudah menguji kesabaran. Tidak hanya pagi hari saja, bahkan untuk malam pun, antrean bisa mengular di berbagai SPBU kawasan Sukoharjo seperti Puri Gading, Solo Baru, dan Baki.
Mengingat, sejak 10 Juni 2026, harga Pertamax yang semula di angka Rp12.300 per liter melonjak naik menjadi Rp16.250 per liter.
Lonjakan yang hampir menyentuh angka Rp4.000 per liter ini tak pelak memicu migrasi konsumen.
Sejumlah pengguna kendaran mulai menghitung ulang pengeluaran setelah BBM naik, karena tidak hanya BBM saja, bahkan bahan pokok lainnya juga ikut naik.
Pantauan TribunStyle.com, meski di SPBU masih banyak yang rela mengantre panjang, namun dipinggir-pinggir jalan kampung terutama, banyak yang menjual di Pertamini.
Yanti (35), ibu rumah tangga sekaligus pekerja di SPPG Danyung asal Munyung, Grogol, Sukoharjo, mengaku masih setia untuk menggunakan Pertalite hingga saat ini.\
Baca juga: Harga BBM Kamis 9 Juli 2026, Pertalite di SPBU Klodran Karanganyar Diserbu, Petugas Kewalahan
"Masih pakai Pertalite, biar irit pengeluaran" ujarnya ke TribunStyle.com pada Kamis (9/7/2026).
Ia mengakali untuk menghindari antrean panjang, ia lebih memilih beli dipinggir jalan atau Pertamini.
"Wah kalau beli di pom bensin kayake nggak dulu, antreannya panjang banget, mending beli di Pertamini" tambahnya.
Baginya, dengan membeli dipinggir jalan, bisa menghemat waktu daripada antre panjang di pom bensin.
"Pilih di Pertamini karena menghemat waktu, dan tentunya tidak antre panjang, apalagi bisa sewaktu-waktu beli," tutupnya.
Baca juga: Harga BBM 9 Juli 2026 di Jateng-DIY, Mahasiswi di Karanganyar Pilih Beli Sesuai Budget di Pertamini
Sementara itu Rifqah (26), seorang karyawan swasta asal Simo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah mengaku selama ini setia menggunakan Pertalite. Ia tetap bertahan pakai BBM Pertalite untuk sepeda motornya, meski belakangan ini harus ekstra sabar mengantre di SPBU, efek buruk kenaikan harga Pertamax yang membuat antrean Pertalite makin menguji kesabaran dan menyita waktu.
Namun Rifqah bersiasat demi menghindar dari antrean Pertalite di SPBU. Ternyata ada cara lain beli Pertalite tanpa antre di SPBU. Yakni beli di Pertashop atau SPBU mini skala warung kaki lima. 'Pertamini' sebutan lain dari warga untuk SPBU skala warung kaki lima.
"Aku dari dulu pakai Pertalite, lebih murah aja sih," ujar Rifqah kepada TribunStyle.com pada Selasa (7/7/2026).
"Beli (Pertalite) di pom mini karena males antre, kadang mix juga (sama Pertashop)," tutur Rifqah.
Baca juga: Resmi Turun! Harga BBM Hari Ini Senin 6 Juli 2026, Warga Karanganyar Sedih: Dompet Cepet Bocor
Lain lagi curhat sedih seorang ibu muda di Sukoharjo Jawa Tengah, yang batal piknik gegara BBM Pertamax harganya naik sejak 10 Juni 2026 dan berimbas beratnya finansial keluarga sampai batal piknik!
Mama Nakula (33), seorang ibu rumah tangga asal Danyung, Solo Baru, Sukoharjo, Jawa Tengah, mengaku sampai rela batal piknik bersama keluarga. Bukan tanpa alasan, ia sebagai istri sekaligus ibu dari anak-anak inginnya menghabiskan liburan sekolah anak dengan piknik yang jauh misal pantai. Namun, usai diitung-itung pengeluaran untuk BBM kendaran saja, bisa membengkak biayanya dari biasanya.
"Pinginnya piknik ke pantai atau keluar kota, karena sudah jadi agenda tahunan, tapi dananya kok membengkak sekali," ujarnya ke TribunStyle.com pada Senin 6 Juli 2026.
Mengingat, untuk liburan tidak hanya memikirkan tiket masuknya saja, namun untuk biaya makan, jajan yang tiba-tiba, belum nanti beli oleh-olehnya, sehingga itu menjadi pertimbangannya. Belum lagi, uang untuk membeli BBM saat akan berangkat, pastinya sudah dipenuhi tangki mobilnya, namun waktu akan pulang, pasti akan nambah lagi.
"Tidak hanya beli saat berangkat saja, namun pas pulang juga akan beli lagi, belum nanti antrenya yang panjang, bayanginnya aja udah capek," tambahnya. Sehingga ia memutuskan untuk liburan didekat rumahnya saja, tanpa mikir panjang dan tentunya orang tua atau anak bahagia semua.
Inilah update terbaru harga BBM PT Pertamina (Persero) hingga hari ini Sabtu, 11 Juli 2026. Tiga BBM nonsubsidi mengalami penurunan harga, yaitu Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex. Sementara itu, harga Pertalite, Biosolar, Pertamax, dan Pertamax Green tetap.
Menurut Vice President Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, penyesuaian harga dilakukan secara berkala berdasarkan mekanisme yang berlaku, dengan mempertimbangkan pergerakan harga minyak dunia, aspek fiskal, serta daya beli masyarakat.
Baca juga: Resmi Turun! Harga BBM Jumat 10 Juli 2026, Pegawai SPBU Karanganyar Kelelahan Ladeni Antre Pertalite
Untuk wilayah Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat Bali, dan Nusa Tenggara, harga BBM sebagai berikut:
Perbedaan harga BBM di tiap daerah dipengaruhi besaran Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) yang ditetapkan pemerintah daerah.
Baca juga: Resmi Turun! Harga BBM Hari Ini Jumat 10 Juli 2026, Ojol Karanganyar Kurangi Orderan Gegara Antrean
Berikut adalah daftar harga BBM terbaru selengkapnya dikutip dari pertaminapatraniaga.com berlaku nasional di berbagai provinsi di Indonesia
1. Aceh
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800
Pertamax: Rp16.650
Pertamax Turbo: Rp19.750
Pertamina Dex: Rp21.650
Dexlite: Rp20.150
2. FTZ Sabang
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800
Pertamax: Rp15.250
Dexlite: Rp18.450
3. Sumatera Utara
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800
Pertamax: Rp16.650
Pertamax Turbo: Rp19.750
Pertamina Dex: Rp21.650
Dexlite: Rp20.150
4. Sumatera Barat
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800
Pertamax: Rp17.000
Pertamax Turbo: Rp20.150
Pertamina Dex: Rp22.100
Dexlite: Rp20.550
5. Riau
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800
Pertamax: Rp17.000
Pertamax Turbo: Rp20.150
Pertamina Dex: Rp22.100
Dexlite: Rp20.550
6. Kepulauan Riau
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800
Pertamax: Rp17.000
Pertamax Turbo: Rp20.150
Pertamina Dex: Rp22.100
Dexlite: Rp20.550
7. FTZ Batam
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800
Pertamax: Rp15.500
Pertamax Turbo: Rp 18.350
Pertamina Dex: Rp20.100
Dexlite: Rp18.700
8. Jambi
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800
Pertamax: Rp16.650
Pertamax Turbo: Rp19.750
Pertamina Dex: Rp21.650
Dexlite: Rp20.150
9. Bengkulu
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800
Pertamax: Rp16.650
Pertamax Turbo: Rp19.750
Pertamina Dex: Rp21.650
Dexlite: Rp20.150
10 Sumatera Selatan
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800
Pertamax: Rp16.650
Pertamax Turbo: Rp19.750
Pertamina Dex: Rp21.650
Dexlite: Rp20.150
11. Bangka Belitung
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800
Pertamax: Rp16.650
Pertamax Turbo: Rp19.750
Pertamina Dex: Rp21.650
Dexlite: Rp20.150
12. Lampung
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800
Pertamax: Rp16.650
Pertamax Turbo: Rp19.750
Pertamina Dex: Rp21.650
Dexlite: Rp20.150
13. DKI Jakarta
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800
Pertamax: Rp16.250
Pertamax Green: Rp17.000
Pertamax Turbo: Rp19.300
Pertamina Dex: Rp21.150
Dexlite: Rp19.700
14. Banten
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800
Pertamax: Rp16.250
Pertamax Green: Rp17.000
Pertamax Turbo: Rp19.300
Pertamina Dex: Rp21.150
Dexlite: Rp19.700
15. Jawa Barat
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800
Pertamax: Rp16.250
Pertamax Green: Rp17.000
Pertamax Turbo: Rp19.300
Pertamina Dex: Rp21.150
Dexlite: Rp19.700
16. Jawa Tengah
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800
Pertamax: Rp16.250
Pertamax Green: Rp17.000
Pertamax Turbo: Rp19.300
Pertamina Dex: Rp21.150
Dexlite: Rp19.700
17. DI Yogyakarta
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800
Pertamax: Rp16.250
Pertamax Green: Rp17.000
Pertamax Turbo: Rp19.300
Pertamina Dex: Rp21.150
Dexlite: Rp19.700
18. Jawa Timur
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800
Pertamax: Rp16.250
Pertamax Green: Rp17.000
Pertamax Turbo: Rp19.300
Pertamina Dex: Rp21.150
Dexlite: Rp19.700
19. Bali
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800
Pertamax: Rp16.250
Pertamax Turbo: Rp19.300
Pertamina Dex: Rp21.150
Dexlite: Rp19.700
20. Nusa Tenggara Barat
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800
Pertamax: Rp16.250
Pertamax Turbo: Rp19.300
Pertamina Dex: Rp21.150
Dexlite: Rp19.700
21. Nusa Tenggara Timur
Pertalite: Rp10.000
Biosolar (subsidi): Rp6.800
Biosolar (nonsubsidi): Rp22.900
Pertamax: Rp16.250
Pertamax Turbo: Rp19.300
Pertamina Dex: Rp21.150
Dexlite: Rp19.700
22. Kalimantan Barat
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800
Pertamax: Rp16.650
Pertamax Turbo: Rp19.750
Pertamina Dex: Rp21.650
Dexlite: Rp20.150
23. Kalimantan Tengah
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800
Pertamax: Rp16.650
Pertamax Turbo: Rp19.750
Pertamina Dex: Rp21.650
Dexlite: Rp20.150
24. Kalimantan Selatan
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800
Pertamax: Rp17.000
Pertamax Turbo: Rp20.150
Pertamina Dex: Rp22.100
Dexlite: Rp20.550
25. Kalimantan Timur
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800
Pertamax: Rp16.650
Pertamax Turbo: Rp19.750
Pertamina Dex: Rp21.650
Dexlite: Rp20.150
26. Kalimantan Utara
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800
Pertamax: Rp17.000
Pertamax Turbo: Rp20.150
Pertamina Dex: Rp22.100
Dexlite: Rp20.550
27. Sulawesi Utara
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800
Pertamax: Rp16.650
Pertamax Turbo: Rp19.750
Pertamina Dex: Rp21.650
Dexlite: Rp20.150
28. Gorontalo
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800
Pertamax: Rp16.650
Pertamax Turbo: Rp19.750
Pertamina Dex: Rp21.650
Dexlite: Rp20.150
29. Sulawesi Tengah
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800
Pertamax: Rp16.650
Pertamax Turbo: Rp19.750
Pertamina Dex: Rp21.650
Dexlite: Rp20.150
30. Sulawesi Tenggara
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800
Pertamax: Rp16.650
Pertamax Turbo: Rp19.750
Pertamina Dex: Rp21.650
Dexlite: Rp20.150
31. Sulawesi Selatan
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800
Pertamax: Rp16.650
Pertamax Turbo: Rp19.750
Pertamina Dex: Rp21.650
Dexlite: Rp20.150
32. Sulawesi Barat
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800
Pertamax: Rp16.650
Pertamax Turbo: Rp19.750
Pertamina Dex: Rp21.650
Dexlite: Rp20.150
33. Maluku
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800
Pertamax: Rp16.650
Dexlite: Rp20.150
34. Maluku Utara
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800
Pertamax: Rp16.650
Dexlite: Rp20.150
35. Papua
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800
Pertamax: Rp16.650
Pertamax Turbo: Rp19.750
Dexlite: Rp20.150
36. Papua Barat
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800
Pertamax: Rp16.650
Pertamina Dex: Rp21.650
Dexlite: Rp20.150
37. Papua Selatan
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800
Pertamax: Rp16.650
Dexlite: Rp20.150
38. Papua Pegunungan
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800
Pertamax: Rp16.650
Dexlite: Rp20.150
39. Papua Tengah
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800
Pertamax: Rp12.600
Dexlite: Rp20.150
40. Papua Barat Daya
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800
Pertamax: Rp16.650
Pertamina Dex: Rp21.650
Dexlite: Rp20.150
Tim Konten TribunStyle.com