TRIBUN-MEDAN.com, TANJUNGBALAI - Pemerintah Kota Tanjungbalai menerima bantuan lampu penerangan jalan jenis Solar Cell dari kementrian perhubungan Republik Indonesia.
Bantuan tersebut diberikan melalui Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Wilayah Sumatera Utara.
Bantuan itu turun setelah hilangnya kabel penerangan jalan umum (PJU) sepanjang 5,6 km dengan kerugian mencapai Rp 400 juta.
Atas bantuan ini, sejumlah jalan yang sebelumnya gelap akibat kabel dicuri, kini bisa kembali terang akibat bantuan tersebut.
Wakil Walikota Tanjungbalai, Muhammad Fadli Abdina mengatakan bantuan prasarana ini telah diterima oleh Pemko Tanjungbalai pada Kamis (9/7/2026) lalu.
Katanya, bantuan lampu ini sangat bermanfaat bagi Kita Tanjungbalai.
"Dampak positifnya kenyamanan, memberikan rasa aman, dan keselamatan pada pengguna jalan yang akan melintasi jalan Jendral Sudirman pada malam hari," kata Wakil Walikota Tanjungbalai, Muhammad Fadli Abdina, Sabtu (11/7/2026).
Ia berharap, masyarakat dapat bersama menjaga keberadaan lampu PJU tenaga surya tersebut agar dapat dirasakan manfaatnya bersama.
"Selain bantuan lampu, kita juga diberikan lifejacker, 25 traffic cone untuk mendukung keselamatan dan kelancaran arus lalulintas di Kota Tanjungbalai,"
Sebelumnya, marak aksi pencurian kabel lampu penerangan jalan umum (LPJU) di sejumlah ruas jalan di Kota Tanjungbalai.
Bukan tanggung-tanggung, tercatat sepanjang 5.600 meter kabel lampu penerangan jalan umum dicuri oleh diduga sindikat khusus pencuri kabel lampu.
Tak hanya satu titik, terdapat 11 titik ruas jalan di Kota Tanjungbalai mengalami pencurian kabel lampu penerangan.
Jalan Husni Thamrin, Jalan Kartini, Jalan Sriwijaya, Jalan MT Haryono, Jalan DI Panjaitan, Perumahan PNS Pasar Baru, Jalan M Abbas, Jalan Patimura, Jalan Cermai, Jalan Durian, dan Jalan Arteri.
Akibat aksi pencurian itu diperkiran Pemko Tanjungbalai melalui dinas perhubungan mengalami kerugian mencapai Rp 400 juta.
(cr2/tribun-medan.com)