Orang Terkaya di Dunia Jensen Huang Bocorkan 2 Pekerjaan Ini Akan Banyak Dibutuhkan
GH News July 11, 2026 09:09 PM
Jakarta -

CEO Nvidia, Jensen Huang, merupakan orang terkaya nomor delapan di dunia menurut Forbes Real-Time Billionaires per Juli 2026. Sebagai seorang CEO, Huang membeberkan pekerjaan-pekerjaan yang bakal laris di dunia kerja mendatang.

Huang tercatat memiliki kekayaan mencapai Rp 2.800-2.900 triliun. Ia meraih gelar S1 di bidang Teknik Elektro dari Oregon State University pada 1984. Kemudian menempuh pendidikan paruh waktu untuk mendapatkan gelar master di Stanford University.

Sebagai bos pembuat chip global, ia memimpin lebih dari 40 ribu karyawan di Nvidia. Dalam pandangannya terhadap industri, ia mengatakan sektor pekerjaan terampil akan semakin dibutuhkan.

2 Pekerjaan yang Akan Banyak Dibutuhkan

Saat ini, banyak generasi Z atau Gen Z waswas karena peluang mereka untuk mendapatkan pekerjaan sangat kecil akibat AI yang mengancam pekerjaan tingkat pemula. Namun, Huang mengatakan justru ada ribuan pekerjaan untuk anak muda berkat perkembangan pusat data.

Pekerjaan tersebut membutuhkan keterampilan tertentu. Namun, lulusan yang diperlukan hanya setingkat sekolah kejuruan.

Dua pekerjaan yang disebut Huang bakal banyak dibutuhkan yaitu:

- Tukang ledeng

- Tukang kayu

Menurutnya, untuk merawat perusahaan atau pusat data, diperlukan dua bidang tersebut. Sektor pekerjaan terampil juga terus meningkat tiap tahunnya.

"Jika Anda seorang teknisi listrik, tukang ledeng, tukang kayu—kita akan membutuhkan ratusan ribu dari mereka untuk membangun semua pabrik ini," kata Huang pada akhir 2025 lalu, dikutip dari majalah Fortune.

"Segmen pekerjaan terampil di setiap perekonomian akan mengalami peningkatan pesat. Anda harus menggandakannya dua kali lipat setiap tahunnya," tambahnya.

Penghasilan Pekerja Konstruksi

Huang menjelaskan bahwa pekerjaan di bidang keahlian teknis sedang diminati saat ini, terutama pekerjaan konstruksi. Posisi ini dapat memperoleh penghasilan lebih dari USD 100.000 per tahun tanpa gelar sarjana (sekitar Rp 1,8 miliar pada kurs Rp 18.100).

Atas pandangan ini, Huang berpendapat bahwa perusahaan perlu menambah jumlah teknisi listrik dan tukang ledeng. Ia menilai gelombang peluang kerja berikutnya terletak pada sisi fisik teknologi, bukan perangkat lunak.

Menurutnya, disiplin ilmu fisika akan cenderung lebih relevan di masa mendatang. Huang berandai-andai jika dia berusia 20 tahun lagi, ia mengaku akan memilih disiplin ilmu yang berakar pada ilmu fisika.

"Bagi Jensen muda yang berusia 20 tahun dan telah lulus sekarang, dia mungkin akan memilih...ilmu fisika daripada ilmu perangkat lunak," ujarnya.

fahri zulfikar
Jurnalis detikcom. Bergabung dengan detikcom sejak 2019. Aktif meliput isu-isu pendidikan, riset & analisis, concern terhadap isu iklim dan lingkungan, serta menyukai dunia sepak bola. Kini jadi penulis buku.
© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.