Pantai Miami berubah menjadi lautan warna merah menjelang salah satu pertandingan terbesar di Piala Dunia FIFA 2026, ketika ribuan pendukung Norwegia memenuhi Ocean Drive yang ikonik dan mengubahnya menjadi karnaval penuh nyanyian, chant, dan perayaan bertema Viking menjelang laga perempat final melawan Inggris pada hari Sabtu.
Negara Skandinavia tersebut telah memikat hati para penggemar sepak bola di seluruh turnamen, dan para pendukung yang bepergian bersama tim memastikan euforia meluas jauh melampaui stadion. Perayaan yang kini dikenal dengan sebutan "Barisan Viking" telah menjadi simbol perjalanan luar biasa Norwegia di Piala Dunia, di mana para penggemar duduk di jalanan dan menggerakkan tangan mereka secara serempak, meniru gerakan para prajurit Viking yang mendayung kapal panjang menuju pertempuran.
Tradisi yang terinspirasi oleh warisan Nordik Norwegia ini telah menjadi salah satu momen penggemar paling viral sepanjang turnamen. Wisatawan dan warga lokal turut bergabung dalam perayaan yang dilakukan secara sinkron, sementara Wali Kota Pantai Miami, Steven Meiner, bahkan ikut ambil bagian dalam pesta di Ocean Drive.
Para pendukung juga memadati bar dan restoran di seluruh South Beach, meneriakkan chant untuk menghormati penyerang andalan mereka, Erling Haaland, yang telah mencetak tujuh gol dan membawa Norwegia melaju ke babak delapan besar. Hanya beberapa blok dari sana, para pendukung Inggris membalas dengan nyanyian versi mereka sendiri, meneriakkan "Erling Haaland datang untukmu."
Pratinjau Pertandingan: Haaland vs Kane di Perempat Final Penuh Sejarah
Laga perempat final di Stadion Hard Rock diperkirakan akan menjadi salah satu pertandingan paling menarik di turnamen ini. Norwegia tampil di Piala Dunia untuk pertama kalinya dalam 28 tahun dan berhasil menorehkan sejarah dengan mencapai babak perempat final. Kemenangan atas Inggris akan membawa mereka ke semifinal Piala Dunia untuk pertama kalinya dalam sejarah negara tersebut.
Sebagian besar ancaman serangan Norwegia berpusat pada Erling Haaland, yang telah mencetak tujuh gol dalam empat pertandingan dan memasuki laga ini dengan torehan gol di 14 pertandingan kompetitif terakhir bersama tim nasionalnya. Namun, tim asuhan Ståle Solbakken bukanlah tim yang bergantung pada satu pemain. Martin Ødegaard menjadi otak permainan di lini tengah, sementara Antonio Nusa dan Oscar Bobb menawarkan kecepatan serta kreativitas di sisi sayap.
Sementara itu, Inggris datang dengan penuh kepercayaan diri setelah mengalahkan Meksiko 3-2 dalam laga dramatis babak 16 besar meski bermain dengan 10 pemain dalam waktu yang cukup lama. Harry Kane tetap menjadi ujung tombak yang tajam, dan Jude Bellingham tampil sebagai salah satu pemain paling menonjol di turnamen ini. Tim asuhan Thomas Tuchel akan mencoba memanfaatkan pengalaman dan kedalaman skuad mereka untuk meredam Haaland sekaligus mengeksploitasi ruang dalam skema serangan balik.