Khofifah Indar Parawansa Membuka Kejurnas Sepatu Roda Jatim Open I 2026
Cak Sur July 11, 2026 09:32 PM

SURYA.CO.ID, MALANG - Gubernur Jawa Timur (Jatim), Khofifah Indar Parawansa, resmi membuka Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Sepatu Roda Jatim Open I Piala Gubernur Jawa Timur 2026 di Lapangan Sepatu Roda Kanjuruhan, Kabupaten Malang pada Sabtu (11/7/2026).

Kompetisi nasional tersebut, diikuti oleh 2.436 atlet dari 133 tim berbagai provinsi di Indonesia.

Pelepasan start ditandai dengan penembakan electronic starting gun oleh Gubernur Khofifah. Dalam prosesi itu, ia didampingi oleh Bupati Malang Sanusi, dan Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Olahraga Sepatu Roda Seluruh Indonesia (PB Perserosi), Velix Wanggai.

Jatim Open I 2026 Jadi Ajang Pencarian Bakat PON

Menurut Khofifah, kejuaraan olahraga bukan sekadar menentukan siapa yang menjadi juara. Event ini juga menjadi ruang penting untuk membangun karakter, menguji sportivitas, mengukur hasil pembinaan, sekaligus melahirkan bibit-bibit atlet berprestasi.

"Prestasi tidak lahir di garis finish, tetapi dibangun melalui proses panjang yang penuh disiplin, kerja keras, dan semangat pantang menyerah," ujar Khofifah usai menyerahkan medali kepada para pemenang.

Kompetisi seperti Jatim Open dinilainya sebagai bagian krusial dalam rantai pembinaan olahraga. Event ini memberikan ruang bagi atlet muda untuk mengasah kemampuan sekaligus menjadi ajang talent scouting menuju level profesional yang lebih tinggi.

Daftar Peraih Medali Kejurnas Sepatu Roda Jatim Open I 2026

Pada hari pertama kejuaraan, sejumlah atlet dari berbagai daerah sukses menorehkan prestasi gemilang:

  • Kategori Putri:
    • Emas: Yasmin (Jawa Timur)
    • Perak: Disna (Jawa Tengah)
    • Perunggu: Dinda (Jawa Barat)
  • Kategori Putra:
    • Emas: Ataya (Jawa Tengah)
    • Perak: Vasa (Jawa Timur)
    • Perunggu: Viara (Jawa Tengah)

Sebagai informasi, Yasmin yang meraih medali emas kategori putri kini sedang dipersiapkan untuk memperkuat kontingen Jawa Timur pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) mendatang.

Komitmen Pemprov Jatim dan Kampanye Anti-Narkoba

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim terus berkomitmen memperkuat ekosistem olahraga prestasi melalui pembinaan intensif, pelatihan berkelanjutan, dan penyediaan fasilitas yang memadai.

Komitmen tersebut terbukti sukses pada PON XXI tahun 2024 lalu, di mana atlet sepatu roda Jatim berhasil menyabet dua medali emas dan satu medali perak.

"Dengan kompetisi dan pembinaan yang konsisten, saya optimistis Jawa Timur akan semakin kokoh sebagai lumbung atlet nasional yang mampu melahirkan juara-juara untuk Indonesia," tegas Khofifah.

Selain itu, Khofifah juga mengaitkan pembinaan olahraga dengan pencegahan kenakalan remaja, khususnya penyalahgunaan narkoba.

Menepati momentum Bulan Peringatan Hari Anti Narkoba, ia bersyukur bahwa selama pelaksanaan Pusat Pelatihan Daerah (Puslatda) di Jatim, tidak ditemukan kasus narkoba.

"Olahraga mampu menggerakkan sportivitas, membangun energi positif seluruh anak bangsa, sekaligus membentuk kedisiplinan dan karakter generasi muda," tambahnya.

PB Perserosi Apresiasi Sinergi Jawa Timur

Apresiasi tinggi datang dari Ketua Umum PB Perserosi, Velix Wanggai. Ia memuji keseriusan Pemprov Jatim dan Pemkab Malang dalam menyelenggarakan salah satu kejuaraan sepatu roda terbesar di tanah air ini.

"Terima kasih kepada Ibu Gubernur Jawa Timur dan Bapak Bupati Malang. Kejuaraan ini menjadi momentum penting yang mempertemukan lebih dari 2.400 atlet sekaligus menjadi ajang mengukur kemampuan atlet secara nasional," kata Velix.

Velix menambahkan, bahwa Jawa Timur memiliki modal lengkap untuk menjadi kiblat olahraga sepatu roda nasional berkat kombinasi fasilitas yang memadai, pembinaan terstruktur, serta kompetisi yang rutin digelar.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.