Laporan Wartawan TribunLombok.com, Ahmad Wawan Sugandika
TRIBUNLOMBOK.COM, LOMBOK TENGAH - Sirkuit Internasional Mandalika kembali menjadi saksi kemeriahan ajang lari bergengsi Pocariswet Run 2026.
Namun, suasana kali ini terasa lebih istimewa dengan kehadiran ikon hiburan sekaligus pengusaha olahraga tanah air, Raffi Ahmad.
Kehadirannya tidak hanya untuk meramaikan lintasan dengan ikut berlari, tetapi juga membawa sinyal kuat akan potensi kolaborasi besar antara RANS dan pemerintah untuk membangkitkan sektor sport tourism di Nusa Tenggara Barat (NTB).
Dalam kesempatan tersebut, Raffi mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada pihak Pocariswet yang telah konsisten mendukung dunia olahraga, termasuk perjalanan pribadinya sebagai pelari di Sirkuit kebanggan masyarakat Indonesia itu.
Lebih dari sekadar hobi, Raffi menekankan pentingnya sinergi lintas sektor untuk memajukan prestasi olahraga dan pariwisata nasional. RANS, yang kini telah memiliki ekosistem olahraga kuat mulai dari sepak bola, basket, hingga tenis, diproyeksikan akan mengambil peran lebih besar dalam pengembangan atlet muda.
Baca juga: Pocari Sweat Run 2026 Perkuat Sport Tourism dan Geliat Ekonomi NTB
Raffi menyebutkan bahwa dirinya gemar melakukan pendekatan menjahit atau menghubungkan berbagai elemen dan departemen demi tujuan yang baik. Ia juga telah menjalin komunikasi intensif dengan pihak-pihak terkait mengenai pembinaan atlet generasi muda di berbagai cabang olahraga.
“Saya suka menjahit dengan berbagai macam elemen, berbagai macam departemen. Mau kelembagaan apapun itu yang paling terpenting baik untuk apapun itu, hal yang baik kita pasti (kerjakan),” ucap Raffi menjawab TribunLombom.com, Sabtu (11/7/2026).
Meskipun segala keputusan strategis RANS tetap berada di bawah koordinasi istrinya, Nagita Slavina, selaku CEO, Raffi memastikan bahwa semangat RANS adalah mendukung segala hal yang berdampak positif bagi pembinaan atlet muda dan profesional.
Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah untuk menjadikan Mandalika dan NTB sebagai pusat sport tourism dunia yang berkelanjutan.
“Apapun itu, hal yang baik kita pasti mengerjakan. Apalagi tentunya untuk pembinaan atlet-atlet generasi muda itu nanti kita akan koordinasikan,” ujar Raffi.
Raffi yang juga merupakan Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni menambahkan bahwa dirinya sudah mulai berdiskusi mengenai pengembangan sepak bola dan basket dengan para pemangku kepentingan.
Kehadiran Raffi di Mandalika seolah memberikan angin segar bagi industri olahraga tanah air. Dengan visi berkolaborasi berbagai lembaga dan departemen, kolaborasi antara RANS dan pemerintah diharapkan mampu menciptakan ekosistem sport tourism yang tidak hanya menarik wisatawan, tetapi juga melahirkan bibit-bibit atlet unggul dari tanah NTB.
“Apalagi tentunya untuk pembinaan atlet-atlet generasi muda itu nanti kita akan koordinasikan. Kemarin sudah banyak kita berbicara sepak bola, basket, dan lain-lain,” pungkasnya.
(*)