BPJS Ketenagakerjaan Gandeng Komisi IX DPR RI Gencarkan Perlindungan Pekerja di Papua
Paul Manahara Tambunan July 11, 2026 11:15 PM

 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA – Komisi IX DPR RI bersama BPJS Ketenagakerjaan Cabang Papua Jayapura menggelar kegiatan Sosialisasi Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan.

Acara yang berlangsung di Horison Kotaraja, Jayapura, Sabtu (11/7/2026) ini dihadiri oleh sekitar 500 peserta dari berbagai unsur masyarakat, pekerja, pelaku usaha, serta pemangku kepentingan lainnya.

Kegiatan ini menghadirkan Anggota Komisi IX DPR RI, Dr. Hj. Nihayatul Wafiroh, bersama Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Papua Jayapura, Sirta Mustakiem, sebagai narasumber.

Antusiasme ratusan warga Papua begitu tinggi untuk mengetahui pentingnya perlindungan jaminan sosial.

Dalam sambutannya, Anggota Komisi IX DPR RI, Nihayatul Wafiroh, menegaskan jaminan sosial ketenagakerjaan merupakan bentuk kehadiran negara.

Negara, menurutnya, wajib memberikan perlindungan kepada seluruh pekerja Indonesia, baik di sektor formal maupun informal.

Baca juga: Kejar Target Jamsostek Papua Raya 2026, BPJS Ketenagakerjaan Dorong Pemda Kunci Anggaran Lewat Perda

"Kami terus mendorong agar semakin banyak masyarakat yang memahami pentingnya menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan," ujar Nihayatul.

Ia menambahkan, program ini memberikan perlindungan yang nyata bagi pekerja dan keluarganya.

"Sehingga mereka dapat bekerja dengan lebih tenang dan produktif," ujarnya.

Ajak Petani hingga Pelaku UMKM Mendaftar

Sementara itu, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Papua Jayapura, Sirta Mustakiem, menyampaikan komitmennya untuk memperluas cakupan perlindungan pekerja.

Pihaknya terus berkolaborasi dengan DPR RI, pemerintah daerah, hingga dunia usaha.

Sirta menjelaskan, BPJS Ketenagakerjaan memiliki sejumlah program andalan, seperti Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Pensiun (JP), dan Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP).

"Kami mengajak seluruh pekerja di Papua, termasuk pekerja mandiri, petani, nelayan, pedagang, pelaku UMKM, tenaga keagamaan, maupun pekerja sektor informal lainnya untuk segera menjadi peserta," ajak Sirta.

Baca juga: Calon Wabup Nduga Maniap Kogoya Ajukan Keberatan Administratif terkait Penetapan Paulus Ubruangge

Menurut Sirta, dengan iuran yang relatif terjangkau, masyarakat sudah bisa mendapatkan proteksi yang sangat besar.

"Para peserta akan mendapatkan manfaat perlindungan yang sangat besar bagi diri sendiri maupun keluarganya," jelasnya.

Dalam acara ini, sesi dialog interaktif juga berlangsung seru.

Banyak warga memanfaatkan momen ini untuk bertanya langsung mengenai tata cara pendaftaran, mekanisme pembayaran iuran, hingga prosedur pengajuan klaim yang cepat dan mudah. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.