TRIBUNMATARAMAN.COM, NGANJUK - Satu unit mobil Daihatsu Taruna ludes dilalap si jago merah. Mobil bernopol AB 1748 MD tersebut terbakar sesaat setelah mengisi bahan bakar minyak (BBM) di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Sukomoro, Desa Sukomoro, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk.
Kejadian ini dilaporkan warga ke Damkar Nganjuk.
Kepala Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Nganjuk, Imam Ashari mengatakan usai mendapat laporan, sejumlah personel dan satu mobil pemadam dikerahkan ke lokasi.
Setibanya di lokasi petugas melaksanakan upaya pemadaman api.
Baca juga: Mobil Daihatsu Taruna Terbakar di SPBU Sukomoro Nganjuk, 2 Penumpang Luka Bakar
"Proses pemadaman memakan waktu sekira 2 jam atau pukul 15.20 WIB," katanya.
Dia menjelaskan penyebab kebakaran mobil belum diketahui pasti. Saat ini, pihak berwenang tengah melakukan penyelidikan guna mengungkap faktor kebakaran.
"Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian," urainya.
Ia menyatakan, akibat kejadian ini penumpang mobil mengalami luka bakar.
"Selain itu, pemilik mobil menderita kerugian Rp 80 juta," terangnya.
Salah satu penumpang, Muhammad Alfian (20), warga Desa Sukomoro, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk mengatakan saat kebakaran terjadi dirinya berada di dalam mobil.
Dia tak sendiri, di dalam mobil juga ada ayahnya, Imam dan satu keponakannya laki-laki.
"Totalnya, di dalam mobil ada tiga orang. Saya, ayah, dan keponakan," katanya.
Alfian menyebut, akibat kejadian ini, dia dan keponakannya terluka bakar.
Dia dan keponakannya pun dievakuasi ke UGD Puskesmas Sukomoro guna mendapat perawatan.
"Saya mengalami luka melepuh di kaki kanan. Sedangkan, keponakan terkena luka bakar di lengan kiri," sebutnya.
Seorang petugas SPBU Sukomoro, Supriyono mengungkapkan peristiwa kebakaran itu terjadi pada Sabtu (11/7/2026) sekira pukul 13.30 WIB. Sepengetahuannya, mobil itu berisikan tiga orang.
"Di dalam mobil ada dua laki-laki dewasa dan seorang anak laki-laki," ucapnya.
Dia menjelaskan kronologi kebakaran mobil ini. Mulanya mobil tersebut mengisi BBM jenis pertalite di SPBU Sukomoro. Tuntas mengisi bensin, mobil langsung bertolak.
"Selesai mengisi BBM pertalite, kendaraan keluar dari area SPBU. Baru saja keluar dari SPBU, terdengar ledakan yang berasal dari mobil. Kemudian, api seketika muncul," jelasnya.
Ia melanjutkan, melihat kondisi itu, warga yang sedang berada di lokasi lantas berupaya mengevakuasi seluruh penumpang.
Evakuasi dilakukan sebelum api kian membesar.
"Warga bahu-membahu mengevakuasi seluruh penumpang sebelum api membakar seluruh bagian mobil," ungkapnya.
(Danendra Kusuma/TribunMataraman.com)