Musim Kemarau Mulai Tiba, PDAM Way Rilau Pastikan Distribusi Air Bersih Masih Normal
Noval Andriansyah July 11, 2026 11:19 PM

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung – Perumda PDAM Way Rilau memastikan layanan distribusi dan pasokan air bersih untuk pelanggan di Kota Bandar Lampung masih berjalan normal.

Baca juga: PDAM Way Rilau Sebut Belum Ada Pengurangan Debit Air, Pasokan Air Bersih Masih Normal

Hingga Sabtu (11/7/2026), ketersediaan sumber air baku permukaan dinilai masih mampu memenuhi total kapasitas produksi harian meskipun wilayah setempat mulai memasuki musim kemarau.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur PDAM Way Rilau, Nopirina, mengungkapkan bahwa kondisi aliran air di tiga sungai utama yang menjadi andalan, yakni Way Kuripan, Way Jernih, dan Way Betung, terpantau masih stabil.

"Untuk sumber air permukaan sejauh ini masih aman. Produksi di Instalasi Pengolahan Air (IPA) 1 dan IPA 2 masih beroperasi normal dengan kapasitas 500 liter per detik, sementara IPA Way Sekampung memproduksi 400 liter per detik," terang Nopirina, Sabtu.

Kendati demikian, dampak kemarau mulai menyentuh sektor sumber mata air bawah tanah. Perumda Way Rilau mencatat adanya penurunan debit air berkisar antara 5 hingga 10 persen pada sejumlah mata air dari kapasitas normalnya yang berada di angka 105 liter per detik.

Secara rinci, pasokan dari Mata Air Batu Putih saat ini menyusut menjadi 57 liter per detik, Mata Air Tanjung Aman sebesar 40 liter per detik, dan Mata Air Way Biak tersisa sekitar 8 liter per detik.

Namun, penurunan minor tersebut ditegaskan belum mengganggu skema distribusi ke rumah-rumah warga.

Nopirina menjelaskan bahwa jadwal pengaliran air bersih ke pelanggan masih berjalan penuh seperti biasa tanpa adanya pembatasan.

Skenario rekayasa berupa penjadwalan atau pembagian jam alir baru akan diterapkan jika penyusutan air baku sudah memasuki fase kritis.

"Sampai saat ini distribusi masih normal. Penjadwalan jam alir kemungkinan baru akan terpaksa kami lakukan apabila penurunan debit total sudah menyentuh angka 20 hingga 30 persen," ujarnya.

Sebagai langkah mitigasi jangka panjang jika kemarau berlangsung berkepanjangan, PDAM Way Rilau telah menyiagakan armada mobil tangki air bersih.

Fasilitas bantuan air gratis ini nantinya dapat diakses oleh masyarakat maupun pelanggan terdampak dengan mengajukan permohonan melalui ketua RT atau pihak kelurahan setempat secara terkoordinasi.

( Tribunlampung.co.id / Dominius Desmantri Barus )

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.