Nasib Pilu Gadis 15 Tahun, Dirudapaksa 27 Pria Selama 4 Bulan di Banyak Tempat
Noval Andriansyah July 11, 2026 11:19 PM

Tribunlampung.co.id, Sampang - Nasib memilukan menimpa seorang gadis remaja berinisial RR (15) di Kabupaten Sampang, Madura. Korban yang merupakan anak broken home dan hanya tinggal bersama neneknya ini menjadi korban rudapaksa bergilir oleh 27 pria dalam kurun waktu empat bulan.

Baca juga: Kelakuan Bejat Ayah, Tak hanya Rudapaksa Anak Kandung, SU Jual Putrinya ke Teman

Mirisnya, mayoritas pelakunya masih berstatus remaja di bawah umur. Satreskrim Polres Sampang mengungkap bahwa aksi keji ini terjadi secara berulang sejak Februari hingga Mei 2026.

Korban dieksploitasi dan digilir di sejumlah tempat sepi seperti semak-semak yang tersebar di wilayah Kecamatan Sampang, Kecamatan Omben, dan Kecamatan Camplong.

"Peristiwa bermula saat korban berkenalan dengan para pelaku di kawasan Taman Wiyata Bahari."

"Setelah itu, korban kerap diajak bertemu dan dirudapaksa secara bergilir di semak-semak dengan disertai ancaman pembunuhan jika berani mengadu," kata Kapolres Sampang, AKBP Hartono, dalam konferensi pers, Kamis (9/7/2026), dilansir TribunJatim.com.

Setelah berbulan-bulan memendam penderitaan karena syok dan ketakutan, korban yang mengalami trauma berat akhirnya berani melaporkan petaka yang dialaminya ke Polres Sampang.

Penyidik bergerak cepat dan langsung menetapkan total 27 orang sebagai tersangka.

Hingga saat ini, tim kepolisian baru berhasil meringkus 12 tersangka, sedangkan 15 pelaku lainnya masih buron dan masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

Dari belasan pelaku yang sudah dijebloskan ke sel tahanan, 10 orang di antaranya teridentifikasi masih berusia anak-anak, sementara dua lainnya adalah pria dewasa.

Para tersangka dijerat dengan Pasal 473 ayat (2) KUHP juncto Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 serta Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak.

Polisi menegaskan akan terus memburu 15 pelaku tersisa dan mengusut tuntas kasus kekerasan seksual ini tanpa pandang bulu.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.