Keputusan Chelsea terhadap Alejandro Garnacho Jadi Kabar Baik untuk Manchester United
Budi Santoso July 12, 2026 12:57 AM

Manchester United diperkirakan akan mendapatkan keuntungan besar setelah keputusan tegas Chelsea terkait masa depan Alejandro Garnacho, menurut laporan terbaru.

Garnacho, 22 tahun, bergabung dengan Chelsea musim panas lalu setelah berselisih dengan pelatih kepala saat itu, Ruben Amorim. Klub asal London tersebut sepakat membayar £40 juta untuk pemain internasional Argentina itu. Perselisihan antara keduanya terjadi setelah Amorim memutuskan menurunkan Mason Mount sebagai starter menggantikan Garnacho di final Liga Europa melawan Tottenham Hotspur, pertandingan yang berakhir dengan kekalahan 1-0 bagi Setan Merah.

Dalam wawancara usai laga di Stadion San Mamés, Bilbao, Garnacho menyatakan akan mempertimbangkan kembali masa depannya di Old Trafford setelah dicadangkan. Hal tersebut membuat Amorim mempersilakannya pergi di depan seluruh skuad dalam pertemuan yang digelar setelah mereka kembali ke Manchester.

Bersama Marcus Rashford, Jadon Sancho, Antony, dan Tyrell Malacia, Garnacho dimasukkan ke dalam kelompok 'skuad bom', yaitu pemain yang dilatih terpisah dari tim utama karena klub berusaha melepas mereka secara permanen.

Minat serius datang dari Italia, dengan Napoli menjadi peminat utama, namun sang winger bersikeras ingin pindah ke Stamford Bridge setelah Chelsea menunjukkan ketertarikan sejak jendela transfer Januari 2025.

Namun, kepindahan itu terbukti menjadi bencana yang dapat diprediksi. Garnacho kesulitan tampil bersama klub barunya musim lalu. Dari 33 penampilan di Liga Premier dan Liga Champions, ia hanya mencetak dua gol, dengan performa terburuknya terjadi saat kekalahan 1-0 Chelsea dari Manchester United pada bulan April.

Klub asal London Barat itu kini siap menjual Garnacho hanya dua belas bulan setelah kedatangannya. Penunjukan Xabi Alonso sebagai pelatih baru, yang akan menerapkan sistem 3-4-2-1 seperti yang sukses ia gunakan di Bayer Leverkusen, membuat Garnacho tidak memiliki posisi yang jelas dalam skuad.

Menurut laporan Fabrizio Romano, Garnacho kini dilatih terpisah dari Alonso dan tim utama di Cobham, situasi yang mirip dengan pengalaman buruknya di Manchester tahun lalu. Chelsea dikabarkan bekerja “secara intensif” dengan perwakilan sang pemain untuk mencapai kesepakatan terkait kepergiannya.

Romano menambahkan bahwa Chelsea menilai Garnacho seharga €50 juta bagi klub luar negeri dan £45 juta untuk klub Premier League. Klub siap melepasnya secara permanen pada musim panas ini, sementara AS Roma dikabarkan tertarik meminjamnya.

Langkah cerdas dilakukan oleh INEOS yang menyertakan klausul 10% penjualan kembali ketika menjual Garnacho ke Chelsea tahun lalu. Jika pemain asal Argentina itu dilepas seharga £45 juta musim panas ini, Manchester United akan menerima tambahan dana sebesar £4,5 juta. Dalam situasi di mana setiap pendapatan sangat berarti di Old Trafford, hal ini tentu menjadi kabar menggembirakan bagi Jason Wilcox dan Omar Berrada, dua musim panas berturut-turut setelah transfer Garnacho.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.