Jadi Primadona, Dekranasda Sulteng Tampilkan Tenun Donggala yang Sukses Tembus Pasar Global
Kiki Content Writer July 12, 2026 01:06 AM

TRIBUN-TIMUR.COM – Produk kriya tradisional asal Sulawesi Tengah (Sulteng) sukses mencuri perhatian di panggung nasional. 

Melalui perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-46 Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) di Trans Studio Mall (TSM) Makassar, Dekranasda Sulteng tampil all-out memamerkan kekayaan budayanya, Jumat (10/7/2026).

Dalam kegiatan yang berlangsung meriah ini, Dekranasda Sulteng membawa misi besar untuk mengenalkan produk-produk unggulan daerah yang kini tidak hanya dikenal di level nasional, melainkan telah mengantongi kesepakatan internasional.

Pengurus Dekranasda Sulteng, Ibu Gina dan Ibu Titi, menjelaskan bahwa persiapan matang dilakukan dengan melibatkan seluruh keterwakilan daerah guna memastikan semua potensi kerajinan tersalurkan dengan baik di stand pameran.

"Persiapan Dekranasda Sulteng untuk mengikuti pameran ini melibatkan semua kabupaten dan kota, yaitu 12 kabupaten dan 1 kota. Masing-masing menampilkan produk unggulannya," ujar mereka saat ditemui di area pameran TSM Makassar.

Salah satu produk yang menjadi primadona di stand Sulteng adalah Tenun Donggala yang menampilkan motif khas Buya Subi. 

Selain kain tenun, dipamerkan pula kerajinan kayu hitam premium dari Kabupaten Poso, tas modis dari bahan batik Bomba, serta aneka sarung tenun handmade serbaguna yang sangat cocok dipadukan dengan busana kebaya.

Keunggulan produk kriya Sulteng ini bukan tanpa alasan. Melalui langkah agresif, Tenun Donggala baru-baru ini menjadi pusat kolaborasi global dengan Eco Fashion Week Australia (EFWA) untuk mempromosikan tren mode berkelanjutan (sustainable fashion).

"Produk pengrajin kita sudah dipamerkan di event internasional dan sudah ada MoU ke mancanegara," tambah pengurus Dekranasda Sulteng tersebut.

Ketua Dekranasda Provinsi Sulteng, Sry Nirwanti Bahasoan, yang hadir langsung di lokasi mengapresiasi kerja keras seluruh tim. 

Sinergi ini diperkuat melalui pembinaan berkelanjutan, pemberian pelatihan komprehensif, serta dukungan fasilitas bagi para pelaku usaha dari Kota Palu hingga kabupaten lainnya.

Melalui momentum HUT Dekranas ke-46 di Makassar ini, pemerintah provinsi berharap pasar produk prioritas daerah semakin meluas, membuka jaringan investasi baru, serta membawa dampak ekonomi yang signifikan bagi kesejahteraan para pengrajin lokal Sulawesi Tengah.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.