Menurut laporan jurnalis Fabrizio Romano, Manchester United telah memutuskan untuk mundur dari kesepakatan transfer Éderson dari Atalanta setelah pemeriksaan medis, dan secara resmi membatalkan proses kepindahan tersebut. Dengan keputusan ini, mantan gelandang Corinthians itu akan tetap berkarier di Liga Italia.
Manchester United sebelumnya telah memantau pemain asal Brasil itu selama beberapa bulan. Kedua klub bahkan dikabarkan telah mencapai kesepakatan nilai transfer sekitar 38 juta pound sterling, atau setara dengan kurang lebih R$ 260 juta.
Dengan gagalnya transfer ini, Corinthians kehilangan potensi pendapatan sekitar R$ 2,36 juta yang seharusnya mereka terima melalui mekanisme solidaritas FIFA, setara dengan 1% dari nilai transfer, sebagai kompensasi atas masa pembinaan Éderson di klub tersebut antara usia 20 hingga 22 tahun.
Pihak Atalanta menegaskan bahwa Éderson dalam kondisi fisik yang sangat baik dan kini menunggu sang pemain untuk kembali bergabung bersama skuad utama setelah Manchester United memutuskan untuk membatalkan rencana perekrutan pada jendela transfer kali ini.
Éderson pertama kali bergabung dengan Corinthians pada tahun 2020 setelah memutus kontraknya dengan Cruzeiro. Ia membela klub asal São Paulo tersebut hingga tahun 2021, tampil dalam 25 pertandingan dan mencetak tiga gol. Setelah itu, ia sempat dipinjamkan ke Fortaleza sebelum akhirnya dijual ke Salernitana dengan nilai transfer sebesar 6,5 juta euro, atau sekitar R$ 39 juta pada saat itu.
Corinthians memiliki 70% hak ekonomi atas Éderson dan menerima sekitar R$ 27 juta dari hasil penjualan tersebut. Penampilannya yang impresif di Italia kemudian membawanya bergabung dengan Atalanta, di mana ia berhasil menegaskan dirinya sebagai salah satu gelandang terbaik dan pemain kunci di kompetisi Serie A.