Heboh Wacana Provinsi Sunda, Dedi Mulyadi Bantah Pemprov Jabar Akan Ganti Nama: Itu Karangan Orang
Candra Isriadhi July 12, 2026 10:44 AM

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Wacana perubahan nama Provinsi Jawa Barat menjadi Provinsi Sunda atau Provinsi Pasundan sempat ramai diperbincangkan publik.

Isu tersebut mencuat setelah Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, memberikan tanggapan terkait adanya usulan pergantian nama provinsi tersebut.

Namun, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi membantah kabar bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan mengubah nama provinsi menjadi Provinsi Sunda atau Pasundan.

KASUS PENYEKAPAN - Prihatin dengan kasus penyekapan di Bandung, Dedi Mulyadi beri tugas khusus untuk RT/RW di Jawa Barat.
KASUS PENYEKAPAN - Prihatin dengan kasus penyekapan di Bandung, Dedi Mulyadi beri tugas khusus untuk RT/RW di Jawa Barat. (Dok./Diskominfo Jabar)

Sebelumnya, Erwan Setiawan menyatakan menghormati proses yang sedang berjalan terkait usulan tersebut.

Menurutnya, keputusan mengenai wacana itu sepenuhnya berada di tangan Gubernur Jawa Barat.

"Saya serahkan sepenuhnya kepada Pak Gubernur, karena memang Pak Gubernur yang punya kebijakan," ujar Erwan dikutip Grid.ID dari Kompas.com, Rabu (8/7/2026).

Meski demikian, Erwan menegaskan bahwa masyarakat juga memiliki hak untuk memberikan penilaian dan tanggapan terhadap wacana yang berkembang.

Baca juga: Pernyataan Mengejutkan Trump, Sebut Air Mata Jutaan Warga Iran di Pemakaman Ali Khamenei Palsu

Ia mengajak semua pihak untuk menunggu proses yang berjalan tanpa memberikan respons secara berlebihan, mengingat belum ada keputusan resmi terkait usulan tersebut.

"Kita berproses saja. Silakan nanti masyarakat menilai sendiri bagaimana tanggapan-tanggapannya, juga nanti ini kan masih proses.

Jadi kita tidak perlu menanggapi terlalu berlebihan. Ya, nanti kita ikuti sajalah," ungkap Erwan Setiawan.

Pernyataan tersebut sekaligus menegaskan bahwa pembahasan mengenai usulan perubahan nama Provinsi Jawa Barat masih berada pada tahap wacana.

Hingga saat ini belum ada keputusan resmi yang menetapkan perubahan nama menjadi Provinsi Sunda maupun Provinsi Pasundan.

DEDI MULYADI - Dedi Mulyadi terbang ke Sumatera untuk bantu korban bencana, kini Jawa Barat terendam banjir
DEDI MULYADI - Dedi Mulyadi terbang ke Sumatera untuk bantu korban bencana, kini Jawa Barat terendam banjir (Tangkapan Layar Video Dedi Mulyadi)

Sementara itu, setalahnya Dedi Mulyadi bantah kabar soal Pemprov Jabar ubah nama Provinsi Jawa Barat.

Menurutnya, isu yang beredar itu tidak benar dan bukan berasal dari pemerintah daerah.

"Kami tegaskan bahwa ada yang melempar wacana membuat cerita-cerita di media sosial, akan ada perubahan nama Jawa Barat jadi Tatar Sunda.

Saya katakan seluruh rangkaian itu adalah karangan orang lain.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan fokus terus bekerja, tidak akan mengurusi perubahan nama. Namanya tetap Jawa Barat," beber Dedi Mulyadi dikutip dari Instagram @dedimulyadi71, Jumat (10/7/2026).

Baca juga: Mengejutkan! Intelijen Israel Beberkan Dugaan Rencana Iran untuk Membunuh Donald Trump: Diotaki IRGC

Penegasan serupa juga disampaikan Wakil Ketua DPRD Jawa Barat Ono Surono. Menurut Ono, kabar yang menyebut DPRD telah mengusulkan perubahan nama Jawa Barat tidak sesuai dengan fakta.

"Saya tegaskan kembali bahwa tidak ada usulan resmi, baik dari Gubernur Jawa Barat maupun dari DPRD Jawa Barat terkait hal ini," ujar Ono.

Terakhir selain Dedi Mulyadi bantah kabar soal Pemprov Jabar ubah nama Provinsi Jawa Barat, Erwan Setiawan mengatakan usulan ubah nama Provinsi Jawa Barat jadi Provinsi Sunda juga masih dalam proses kajian. Itulah sebabnya, Erwan Setiawan tak bisa memberikan tanggapan lebih lanjut.

Karena pada akhirnya keputusan itu tidak akan keluar dari dirinya. Melainkan di tangan Dedi Mulyadi selaku Gubernur Jawa Barat.

"Itu kan sepenuhnya ada pada Pak Gubernur. Saya tidak bisa memberikan tanggapan-tanggapan yang melebihi kapasitas saya sebagai wakil," tandas Erwan dikutip dari TribunJabar.id. 

(Tribunnewsmaker.com/Grid.id/Siti M)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.