Fans Argentina di Mamuju Tengah Deg-degan Usai Swiss Samakan Kedudukan 1-1
Ilham Mulyawan July 12, 2026 10:47 AM

 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU TENGAH – Gemuruh sorak dan teriakan pecah di sejumlah titik kafe di Desa Topoyo, Kecamatan Topoyo, Kabupaten Mamuju Tengah, Minggu (12/7/2026) pagi.

Warga tampak larut dalam euforia menonton bersama (nobar) pertandingan sengit Piala Dunia antara Argentina dan Swiss.

Baca juga: Sulbar Dapat Kuota 5.250 Program Bedah Rumah Tak Layak Huni Deadline Data Calon Penerima 15 Agustus

Baca juga: Hari Pertama Sekolah Besok ASN Pemprov Sulbar Diberi Dispensasi Waktu Antar Anak Sebelum Ngantor

Argentina unggul lebih dulu lewat gol spektakuler Alexis Mac Allister, namun Swiss berhasil menyamakan kedudukan melalui serangan balik cepat pada menit ke-68 yang membuat suasana berbalik hingar-bingar.

Di beberapa kafe di pusat kota Topoyo, puluhan pasang mata tertuju pada layar lebar. 

Setiap kali Lionel Messi menguasai bola, riuh rendah suara penonton memecah suasana. 

Tidak sedikit yang mengenakan jersey khas Argentina berstrip biru-putih, sementara pendukung Swiss yang sebelumnya terlihat lebih tenang kini ikut bersorak setelah tim kesayangan mereka menyamakan skor.

"Saya dari tadi deg-degan, apalagi setelah gol Mac Allister, saya langsung loncat! Tapi Swiss ternyata tangguh, gol mereka di menit 68 tadi benar-benar mengejutkan," ujarnya. 

"Pertahanan kami lengah. Tapi saya tetap yakin Argentina akan menang, Messi pasti punya kejutan di sisa waktu," ujarnya dengan mata berbinar, meski raut waswas terlihat di wajahnya.

Di sisi lain, Dafa, pendukung Swiss kini tersenyum lebar. 

"Saya sudah bilang, Swiss punya pertahanan solid dan serangan balik mematikan! Gol di menit 68 itu pembuktian," ungkapnya. 

"Kami tidak menyerah, dan sekarang pertandingan jadi lebih seru. Apapun hasil akhirnya, saya bangga dengan perjuangan tim saya," katanya sambil mengacungkan jempol.

Suasana nobar yang digelar di beberapa titik kafe berbeda ini semakin meriah setelah skor imbang. 

Warga saling berteriak, berdiskusi strategi, dan tak ketinggalan bersilaturahmi sembari menikmati menu makanan dan minuman khas. 

Pertandingan masih berlangsung panas. 

Kedua tim saling jual beli serangan, dengan intensitas meningkat pasca gol penyama kedudukan. 

Warga Mamuju Tengah berharap laga ini berakhir menghibur, namun yang terpenting, kebersamaan dan semangat sepak bola tetap menyala di pagi yang cerah ini.(*)

Laporan wartawan Tribun Sulbar, Sandi Anugrah 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.