Rumah Seniman di Sukawati Ludes Terbakar Saat Ditinggal Pentas PKB, Kerugian Ditaksir Rp1 Miliar
Ida Ayu Suryantini Putri July 12, 2026 11:41 AM

 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR – Kebakaran hebat melanda sebuah rumah sekaligus tempat usaha milik Komang Ariawan (50) di Jalan Ciung Wanara, Banjar Palak, Desa Sukawati, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar, Sabtu 11 Juli 2026 malam.

Saat kejadian, rumah dalam keadaan kosong karena pemiliknya, Ariawan sedang tampil dalam ajang Pesta Kesenian Bali (PKB) di Art Center Denpasar.

Kapolsek Sukawati, Kompol I Nyoman Wiranata, Minggu 12 Juli 2026, mengatakan peristiwa kebakaran pertama kali diketahui sekitar pukul 20.30 Wita.

Seorang saksi, Komang Ardika (54), yang tinggal di rumah kos di dekat lokasi, mencium bau seperti ban terbakar.

Baca juga: Gede Weca Cium Bau Hangus, Warung Babi Guling di Seririt Kebakaran, Api sampai Sambar Pohon

"Saksi keluar dari kamar untuk mengecek sumber bau tersebut. Saat itu kobaran api sudah membesar di sebelah rumah kosnya. Saksi juga mendengar suara ledakan yang sangat keras dari dalam bangunan yang terbakar," jelas Kompol Wiranata.

Selanjutnya, warga menghubungi petugas pemadam kebakaran.

Sebanyak lima unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi untuk menjinakkan api. Setelah berjibaku selama lebih dari dua jam, kobaran api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 23.10 Wita.

Baca juga: Kebakaran Hanguskan Kamar Rumah Lansia di Sangsit, Kerugian Capai Rp75 Juta

Berdasarkan keterangan I Wayan Suranala yang merupakan ipar korban, saat kebakaran terjadi rumah dalam keadaan terkunci dan tidak ada penghuni.

Korban sedang tampil dalam rangkaian PKB di Art Center, sedangkan istrinya sedang mengunjungi orangtuanya di Banjar Palak, Sukawati.

Akibat kebakaran tersebut, dua bangunan berukuran 10 x 10 meter dan 12 x 4 meter beserta seluruh isinya hangus dilalap api.

Selain bangunan, sejumlah barang berharga turut terbakar, di antaranya satu mesin oven, dua tabung LPG ukuran 3 kilogram, dua unit motor listrik, serta satu unit sepeda.

Baca juga: Warung Makan Ming Ming Kebakaran, Kerugian Diperkirakan Sentuh Angka Rp200 Juta

"Kerugian akibat peristiwa ini diperkirakan mencapai sekitar Rp 1 miliar," ujar Kapolsek.

Dari hasil penyelidikan awal, lanjutnya, penyebab kebakaran diduga berasal dari korsleting listrik.

"Kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kebakaran tersebut," ujar Kompol Wiranata.

Musibah kebakaran ini, menyisakan duka mendalam bagi keluarga Komang Ariawan.

Saat kebakaran terjadi, ia sama sekali tidak berada di rumah karena sedang tampil dalam pementasan penutupan Pesta Kesenian Bali (PKB).

Ariawan menuturkan, saat kebakaran, dirinya bersama anak sulungnya sedang mengikuti pementasan baris mebarung.

Ia berangkat ke PKB sekitar pukul 15.00 Wita dan baru selesai tampil sekitar pukul 22.00 Wita. Sementara istrinya sedang berada di rumah orangtuanya karena sedang sakit.

"Kemarin sedang pentas penutupan PKB, mengiringi kesenian baris mebarung. Pas pulang sampai di Desa Celuk, ada yang menelepon kalau rumah saya terbakar," ujarnya.

Setibanya di lokasi, rumahnya sudah dilalap api. Kebakaran menghanguskan seluruh isi rumah, termasuk empat kamar, seluruh perabotan, serta barang berharganya karena brankas penyimpanan barang berharganya juga hangus terbakar.

"Sekarang sama sekali tidak ada tempat tidur. Cawet pun tidak tersisa," katanya dengan nada sedih.

Di tengah musibah tersebut, hanya beberapa dokumen penting yang sempat diselamatkan, seperti paspor dan KTP. Namun, kondisinya juga sudah rusak akibat kebakaran.

"Yang berhasil diselamatkan hanya paspor dan KTP, tapi sudah rusak," ungkapnya.

Ariawan mengaku belum mengetahui penyebab pasti kebakaran. Ia memastikan saat kejadian tidak ada aktivitas mengisi daya kendaraan listrik maupun penggunaan peralatan elektronik yang berpotensi memicu api.

"Tidak tahu penyebabnya. Tidak ada ngecas. Biasanya memang ngecas motor listrik, tapi saat kejadian tidak ada yang dicas. Semua kabel juga sudah diganti," jelasnya.

Meski tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, kebakaran menghanguskan hampir seluruh harta benda milik keluarga Ariawan sehingga mereka kini kehilangan tempat tinggal dan harus memulai kembali dari nol. (*) 

 

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.