Perempuan di Empat Lawang Tewas Tertabrak Kereta Api, 2 Hari Seusai Rayakan Ultah
taryono July 12, 2026 01:19 PM

Tribunlampung.co.id, Empat Lawang - Seorang perempuan bernama Ummah (53) meninggal dunia setelah tertabrak kereta api di perlintasan rel kawasan Kelurahan Tanjung Kupang, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Empat Lawang, Sumatra Selatan. 

Baca juga: Bupati Lampung Timur Tinjau Lokasi Kampung Nelayan Merah Putih di Muara Gading Mas

Pedagang asal Desa Suka Bakti, Kecamatan Kikim Barat, Kabupaten Lahat itu tewas seketika dalam insiden yang terjadi pada Jumat (10/7/2026) malam sekitar pukul 19.44 WIB.

Korban sempat dievakuasi oleh petugas sebelum identitasnya berhasil diketahui.

Berdasarkan data kependudukan, Ummah merupakan perempuan kelahiran Cigaduk pada 8 Juli 1972. Peristiwa nahas tersebut terjadi hanya dua hari setelah korban merayakan hari ulang tahunnya yang ke-53.

Kecelakaan bermula ketika kereta api jurusan Lubuk Linggau menuju Palembang melintas di lokasi kejadian. 

Saat itu, kondisi sekitar jalur rel yang minim penerangan diduga membuat keberadaan korban tidak diketahui oleh masinis maupun pihak lain di sekitar area tersebut.

Benturan keras membuat korban meninggal dunia di tempat. Warga yang mengetahui kejadian kemudian segera melaporkannya kepada pihak kepolisian untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Petugas Polsek Tebing Tinggi langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pemeriksaan awal dan proses evakuasi. 

Jenazah korban selanjutnya dibawa ke RSUD Empat Lawang guna menjalani pemeriksaan serta proses identifikasi.

Kapolsek Tebing Tinggi, Kompol Herman Akhiri, membenarkan adanya kecelakaan yang menyebabkan seorang perempuan meninggal dunia di jalur kereta api tersebut. Ia mengatakan pihak keluarga korban juga telah datang ke rumah sakit.

"Benar telah terjadi kecelakaan yang mengakibatkan seorang perempuan meninggal dunia di lokasi kejadian. Personel piket sudah mendatangi TKP, mengevakuasi korban ke RSUD Empat Lawang, dan berkoordinasi dengan Polsus PJKA untuk penanganan," ujar Kompol Herman Akhiri.

Saat ini, kepolisian bersama Polisi Khusus Perkeretaapian (Polsus PJKA) masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab korban berada di area rel tersebut. 

Pemeriksaan lanjutan juga dilakukan guna memastikan kronologi lengkap sebelum kecelakaan terjadi.

sumber: TribunSumsel.com

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.