Penjelasan Ahli Gizi: Alasan Medis Makanan Panas Sebaiknya Tak Langsung Masuk Kulkas
GH News July 12, 2026 03:08 PM
Jakarta -

Banyak orang terbiasa langsung memasukkan makanan yang masih panas ke dalam kulkas agar lebih praktis atau . Padahal, kebiasaan ini sebaiknya tidak dilakukan karena dapat memengaruhi keamanan dan kualitas makanan, sekaligus membuat kulkas bekerja lebih keras. Karena itu, makanan sebaiknya didinginkan terlebih dahulu sebelum disimpan.

Menyimpan makanan di kulkas atau bertujuan menjaga makanan tetap segar, mempertahankan kandungan gizinya, serta memperlambat pertumbuhan mikroorganisme penyebab pembusukan. Agar manfaat tersebut tetap optimal, proses mendinginkan dan menyimpan makanan perlu dilakukan dengan benar.

Alasan Makanan Panas Sebaiknya Tak Langsung Masuk Kulkas

Ahli gizi asal Bengaluru, India, dr Anju Sood, menjelaskan memasukkan makanan atau minuman yang masih sangat panas ke dalam kulkas dapat membuat kulkas bekerja lebih keras untuk menurunkan suhunya. Selain itu, kualitas nutrisi makanan juga berpotensi menurun.

"Namun, makanan yang masih hangat suam-suam kuku masih boleh disimpan di kulkas. Setidaknya tunggulah hingga suhunya mendekati suhu ruang sebelum dimasukkan ke dalam kulkas," ujar Sood, dikutip dari NDTV.

Senada dengan itu, ahli gizi FITPASS, Meher Rajput, mengatakan makanan yang masih mendidih sebaiknya didinginkan terlebih dahulu.

"Jika makanan yang masih mendidih langsung dimasukkan ke dalam kulkas, bakteri Salmonella dapat lebih mudah mencemari makanan. Selain itu, makanan yang masih panas juga berisiko meningkatkan suhu di dalam kulkas sehingga bahan makanan lain yang mudah rusak, seperti telur, sayuran, dan daging, lebih rentan terkontaminasi," jelas Rajput.

Jangan Biarkan Makanan Terlalu Lama di Suhu Ruang

Meski demikian, makanan juga tidak boleh dibiarkan terlalu lama berada di luar kulkas. Ahli gizi Shalini Manglani mengingatkan agar makanan segera disimpan setelah cukup dingin dan tak dibiarkan selama lebih dari dua jam.

"Makanan panas sebaiknya tidak dibiarkan berada pada suhu ruang lebih dari dua jam karena setelah itu bakteri mulai berkembang biak," kata Manglani.

Pilih Wadah Penyimpanan yang Tepat

Sementara itu, konsultan gizi dr Rupali Datta menyarankan agar makanan dapat dibagi ke dalam beberapa porsi kecil agar lebih cepat dingin sehingga bisa segera disimpan di kulkas. Datta juga menyarankan penggunaan wadah kedap udara atau bungkus yang rapat untuk menjaga kelembapan makanan, mencegah bau bercampur dengan makanan lain, sekaligus mengurangi risiko kontaminasi bakteri.

"Jika menyimpan makanan matang, lakukan dalam waktu dua jam setelah dimasak," ujar Datta.

Senada, dosen senior regulasi keamanan pangan di Johns Hopkins University, Kantha Shelke, merekomendasikan penggunaan wadah kaca, terutama kaca tempered, karena tidak mudah menyerap bau maupun noda serta aman digunakan kembali di oven maupun microwave.

"Sisakan ruang di bagian atas agar cairan dapat mengembang saat membeku, bukan justru membuat wadah pecah," ujar Shelke, dikutip dari NewYork Times.

Namun, ia mengingatkan agar makanan yang masih panas tidak langsung dimasukkan ke wadah plastik.

Ia menambahkan, wadah plastik yang terkena panas berisiko melepaskan bahan kimia seperti , dan kemungkinan , terutama jika sudah mengalami kerusakan akibat penggunaan berulang. Apa pun jenis wadah yang digunakan, pastikan memiliki label freezer-safe jika akan disimpan di freezer.

Bagaimana dengan Freezer?

Apakah makanan panas boleh langsung dimasukkan ke f? Idealnya tidak. Menurut (USDA), semakin cepat makanan membeku setelah didinginkan, semakin kecil kristal es yang terbentuk.

Hal ini membantu menjaga tekstur makanan saat dicairkan kembali. Daging dan makanan laut akan tetap lebih berair, buah serta sayuran tidak mudah hancur, sementara makanan bertekstur krim atau keju lebih kecil kemungkinannya terpisah.

Karena itu, makanan yang akan disimpan di freezer sebaiknya didinginkan terlebih dahulu menggunakan air es atau dimasukkan ke kulkas sebelum dipindahkan ke freezer.

Saat membekukan makanan berkuah atau cair, sisakan ruang kosong di bagian atas wadah agar cairan memiliki ruang untuk mengembang ketika membeku dan tidak membuat wadah pecah. Untuk makanan padat, sisakan ruang sekitar 1 cm agar wadah tetap dapat tertutup rapat.

Saat Kulkas Penuh Sisa Makanan

Ketika ada banyak makanan sisa, misalnya setelah acara keluarga atau hari raya, Sarah Peavitt menyarankan agar isi kulkas dirapikan terlebih dahulu.

Menurutnya, tidak semua makanan harus disimpan di kulkas. Beberapa contoh yang sering disimpan di kulkas padahal tidak selalu memerlukannya adalah acar dalam botol yang belum dibuka, saus tomat, beberapa jenis buah dan beri, serta selai kacang.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.