Erlangga dan Aurelia Dinobatkan Sebagai Mas-Mbak Klaten 2026, Ini Harapan dan Pesan Bupati Hamenang
Muhammad Fatoni July 12, 2026 03:14 PM

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN – Proses panjang seleksi Duta Wisata Kabupaten Klaten 2026 berakhir dengan terpilihnya Erlangga Farel Wahyu Putra dari Kecamatan Bayat dan Aurelia Kayla Nadindra dari Kecamatan Jogonalan sebagai Mas dan Mbak Klaten 2026.

Keduanya diumumkan pada Grand Final di Alun-Alun Kabupaten Klaten, Sabtu (11/7/2026) malam.

Plt Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Klaten, Purwanto, mengatakan ajang tersebut dirancang untuk melahirkan generasi muda yang mampu menjadi representasi promosi daerah.

"Duta Wisata mempunyai kewajiban untuk menggaungkan potensi pariwisata, budaya, sejarah, serta berbagai potensi unggulan yang dimiliki Kabupaten Klaten," jelasnya.

"Melalui ajang ini kami ingin mencari sosok generasi muda yang memiliki karakter, wawasan, dan jati diri Kabupaten Klaten sehingga mampu menjadi duta promosi wisata, budaya, dan ekonomi kreatif," tambahnya. 

Purwanto menjelaskan, sebanyak 103 peserta mengikuti seleksi, terdiri atas 39 peserta Mas dan 64 peserta Mbak.

Baca juga: Pony Park Resmi Dibuka di Klaten, Tambah Pilihan Wisata Edukasi Saat Libur Sekolah

Grand Final

Setelah melewati sejumlah tahapan, panitia menetapkan 20 finalis yang tampil pada malam Grand Final.

Para pemenang selanjutnya akan mengemban tugas sebagai Duta Wisata Kabupaten Klaten sekaligus mewakili daerah pada ajang Pemilihan Duta Wisata tingkat Provinsi Jawa Tengah.

Grand Final mengusung tema "Echoes of Heritage" dan berlangsung semarak.

Finalis tampil dengan busana tradisional, sementara prosesi penobatan disertai penyematan selempang, penyerahan piala dan hadiah, serta disambut antusias ratusan warga yang memenuhi area Alun-Alun Klaten.

Harapan dan Pesan Bupati

Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo, turut menyerahkan penghargaan kepada para pemenang.

Ia pun berharap duta wisata terpilih dapat terus berkontribusi mempromosikan pariwisata, budaya, sejarah, serta ekonomi kreatif Kabupaten Klaten, baik di tingkat regional maupun nasional. 

"Alhamdulillah, dari tahun ke tahun kita melihat banyak sosok generasi muda yang lahir dari ajang Mas dan Mbak Klaten kemudian berkembang, terus mengasah kemampuan, hingga sukses di bidangnya masing-masing," ucap Hamenang. 

"Mereka juga tetap berkontribusi membantu Pemerintah Kabupaten Klaten mempromosikan pariwisata dan budaya daerah," tuturnya. (*/tribunsolo) 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.