Pakai APBN, Kapasitas Rombongan Belajar SMPN 2 Malinau Ditambah Tahun Ini
Amiruddin July 12, 2026 03:14 PM

 

TRIBUNKALTARA.COM, MALINAU - Dinas Pendidikan Kabupaten Malinau mengantisipasi lonjakan pendaftar, pada pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru ( SPMB ), di sekolah yang dinilai padat peminat, salah satunya di SMPN 2 Malinau.

Pada tahun ini, dilakukan penambahan tiga rombel di SMPN 2 Malinau, sehingga total kapasitas diproyeksikan menjadi enam rombel pada tahun depan, setelah adanya verifikasi lapangan oleh Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP).

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malinau, Muhammad Fiteriady, menjelaskan bahwa penambahan rombongan belajar ( rombel ) dilakukan, agar daya tampung sekolah dapat meningkat sesuai dengan aturan yang berlaku.

"Kita berupaya untuk menambah rombel.

Caranya gimana? Tahun ini kita harus ada rombel nih.

Sehingga tahun depan ketika ada lonjakan kita sudah siap.

Karena jumlah siswa tidak mungkin kita tambah kalau rombelnya tidak ditambah," ujar Muhammad Fiteriady di Malinau, Minggu 12 Juli 2026.

Fiteriady menyatakan, penambahan kuota ini disesuaikan dengan kapasitas sarana yang tersedia,  tanpa mengorbankan ruang fasilitas penunjang lain.

Baca juga: Sambut Lebaran 2026, Dinas Pendidikan Malinau Tetapkan Cuti Libur Sekolah Dua Pekan

Jumlah siswa yang diterima pada tahun ini disesuaikan hingga maksimal 144 siswa, dari kapasitas awal sebanyak 128 siswa.

"Kemarin BPMP turun ke lapangan ngecek, oh boleh. 

Tapi yang jelas tidak boleh menjadikan perpustakaan atau laboratorium jadi rombel, itu tidak boleh karena sudah ketentuan dari pusat dan terdata di Dapodik," jelas Muhammad Fiteriady.

Guna mendukung penambahan rombel tersebut, saat ini sedang dilakukan peningkatan infrastruktur fisik di lingkungan sekolah, berupa pembangunan gedung bertingkat dua dari alokasi dana rehabilitasi (revit) APBN.

Usulan anggaran dari pemerintah pusat ini, dijelaskan telah diajukan sejak tahun anggaran sebelumnya oleh pihak dinas, untuk memfasilitasi kebutuhan sarana di daerah.

"Dana revit ini dari pusat langsung ke sekolah.

Kami di Dinas Pendidikan memfasilitasi dan melihat perkembangan bangunannya.

Sekarang sedang berproses.

Saya bersyukur tahun ini SMPN 2 Malinau mendapat dana revit ini, sehingga kita bisa mengantisipasi lonjakan tahun depan," katanya.

Melalui penambahan rombel dan pembangunan gedung baru dari dana APBN ini, Dinas Pendidikan Kabupaten Malinau memproyeksikan daya tampung bagi lulusan SD di wilayah Malinau Kota dan sekitarnya dapat terakomodasi pada periode berikutnya.

(*)

Penulis : Mohammad Supri

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.