Alasan Erling Haaland Digantikan oleh Pelatih Norwegia dalam Kekalahan dari Inggris di Perempat Final Piala Dunia
Agus Firmansyah July 12, 2026 03:54 PM

Pelatih tim nasional Norwegia, Stale Solbakken, mengungkapkan bahwa ia tidak memiliki pilihan lain selain menarik keluar Erling Haaland pada masa perpanjangan waktu saat menghadapi Inggris.

Keputusan tersebut mengejutkan banyak orang karena Haaland tidak tampil kembali pada babak kedua perpanjangan waktu ketika Norwegia harus menelan kekalahan dalam laga perempat final Piala Dunia pertama mereka yang digelar di Stadion Miami pada Sabtu malam.

Memasuki pertandingan dengan torehan tujuh gol di Piala Dunia 2026, Haaland diharapkan dapat memimpin serangan Norwegia untuk setidaknya memaksa laga berlanjut ke adu penalti.

Namun, penyerang Manchester City itu digantikan saat jeda perpanjangan waktu. Jorgen Strand Larsen dari Crystal Palace masuk menggantikannya, tetapi tidak mampu memberikan banyak pengaruh dalam 15 menit terakhir pertandingan.

Setelah laga berakhir, Solbakken menenangkan kekhawatiran bahwa Haaland mengalami cedera dan menjelaskan bahwa pemain berusia 25 tahun itu sudah benar-benar kehabisan tenaga setelah bermain selama 105 menit di bawah teriknya cuaca Miami.

“Tidak sulit untuk menarik Erling Haaland keluar, seharusnya saya melakukannya sepuluh menit lebih awal karena dia sudah habis,” ujar Solbakken kepada para wartawan.

“Dia menjalani Piala Dunia yang luar biasa, mencetak tujuh gol, tetapi dia sudah menguras seluruh energinya.”

Erling Haaland tidak mampu memberikan kontribusi berarti bagi Norwegia pada babak kedua perpanjangan waktu melawan Inggris.

Haaland memiliki beberapa peluang untuk menyamai perolehan gol Kylian Mbappe dan Lionel Messi dalam perebutan Sepatu Emas Piala Dunia 2026, namun dua sundulannya yang lemah dengan mudah diamankan oleh kiper Inggris, Jordan Pickford.

Sementara itu, pelanggarannya terhadap Elliot Anderson membuat Norwegia kehilangan kesempatan untuk kembali unggul di menit ke-55, setelah gol sundulan Torbjorn Heggem dianulir usai wasit Clement Turpin meninjau insiden tersebut berdasarkan rekomendasi VAR.

Membahas kekalahan dari Inggris—yang melaju berkat dua gol Jude Bellingham—kapten Norwegia, Martin Odegaard, mengatakan: “Ini sulit. Saya merasa kami sangat dekat. Kami sudah melakukan yang kami bisa, mungkin kami bertahan terlalu dalam di babak pertama, tetapi mereka tidak menciptakan banyak peluang dan kami sempat unggul.”

“Kemudian kami kebobolan dua gol mudah dan tidak mendapat banyak bantuan dari wasit. Margin pertandingan tidak berpihak pada kami dan ada sedikit ketidakberuntungan.”

“Namun, ini luar biasa, seperti dongeng. Kami bisa bangga pada diri sendiri. Seluruh dunia membicarakan kami, mencapai perempat final Piala Dunia adalah pencapaian besar. Sekarang kami sudah merasakannya.”

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.