BMKG Kalsel: Banjir Rob di Banjarmasin, Tala, Banjar, Batola, Kotabaru, Tanbu Selama Seminggu
Mulyadi Danu Saputra July 12, 2026 04:49 PM

BANJARMASINPOST.CO.ID - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) kembali sampaikan peringatan dini banjir pesisir atau rob di wilayah Kalimantan Selatan (Kalsel) pada 13-20 Juli 2026.
    
Dalam unggahan di akun Instagram @cuacakalsel, dilansir Minggu (12/7/2026), BMKG Kalsel menyampaikan, adanya fase super new moon (perigee + bulan baru) pada tanggal 14 Juli 2026 berpotensi meningkatkan ketinggian pasang air laut maksimum. 

Berdasar pantauan data water level dan prediksi pasang surut, banjir pesisir (rob) berpotensi terjadi di pesisir wilayah Kalimantan Selatan. 

Baca juga: Peringatan Dini Air Pasang di Pesisir Kalsel dan Muara Barito, Cek Wilayah Terdampak Banjir Rob

Masyarakat pesisir pantai diimbau agar selalu waspada untuk mengantisipasi dampak pasang maksimum air laut dan fenomena banjir pesisir (rob).

Lebih jauh BMKG menyampaikan, pasang maksimum berpotensi terjadi di wilayah perairan muara Sungai Barito pada tanggal 13 – 20 Juli 2026 pukul 06.00 – 12.00 Wita dengan ketinggian maksimum mencapai 2.7 meter.

“Ada pun wilayah berpotensi terdampak meliputi pesisir perairan Sungai Barito (Kota Banjarmasin, Kabupaten Tanahlaut, Banjar dan Baritokuala,” sebut narasi postingan yang mengutip sumber info pasang surut dari Pusat Hidro-Oseanografi Angkatan Laut (Pushidrosal)

Terkait itu, maka akan berdampak pada terganggunya aktivitas keseharian masyarakat dan transportasi di sekitar pelabuhan dan pesisir.

Di antaranya kegiatan bongkar muat di pelabuhan, aktivitas di pemukiman pesisir, serta perikanan darat.


Tanbu-Kotabaru Juga Terdampak

Lebih lanjut disampaikan pula, pasang maksimum juga berpotensi terjadi di wilayah Perairan Kotabaru pada tanggal 13 – 20 Juli 2026 pukul 05.00 – 09.00 Wita dengan ketinggian maksimum mencapai 2.9 meter.

Terkait itu, wilayah berpotensi terdampak meliputi pesisir Kabupaten Kotabaru dan Tanahbumbu (Tanbu).


Persiapan Hadapi Rob

Melansir dari beberapa sumber, persiapan hadapi banjir rob dapat dilakukan dengan cara memantau jadwal pasang surut BMKG, meninggikan lantai rumah atau membangun tanggul penahan air.

Serta menyiapkan Tas Siaga Bencana berisi dokumen penting, obat-obatan, dan makanan darurat. 

Jangan lupa amankan barang elektronik dan perabot ke area yang lebih tinggi saat air mulai pasang.

Tindakan Saat Rob Datang

Matikan Listrik: Segera matikan aliran listrik dari meteran utama untuk mencegah korsleting akibat rendaman air.

Evakuasi ke Tempat Aman: Pindahkan anggota keluarga, terutama anak-anak dan lansia, ke tempat pengungsian atau area yang lebih tinggi.

Hindari Bermain Air: Jangan biarkan anak-anak bermain di genangan air rob karena berisiko tersengat listrik, terkena pecahan kaca, atau terinfeksi penyakit kulit dan leptospirosis.

(Banjarmasinpost.co.id)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.