Anak Temon Kenang Pesan Terakhir Sang Ayah Sebelum Meninggal Dunia Jadilah Orang yang Bermanfaat
Kharisma Tri Saputra July 12, 2026 03:32 PM
TRIBUNSUMSEL.COM - Kepergian komedian senior Temon meninggalkan duka mendalam bagi keluarga.
Putri kelimanya, Rika Irliani atau yang akrab disapa Rambu, mengenang sosok sang ayah sebagai pribadi yang tegas, penyayang, sekaligus selalu mengutamakan pendidikan anak-anaknya.
Saat ditemui di rumah duka di Kompleks Polri, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Minggu (12/7/2026), Rambu mengungkapkan salah satu pesan hidup yang paling membekas dari Temon.
Menurutnya, sang ayah selalu mengajarkan agar anak-anaknya tumbuh menjadi pribadi yang berguna bagi orang lain.
"Banyak pesannya, kemarin kayak harus 'jadi orang'. Jadi orang itu harus baik, jangan merepotkan orang," ujar Rambu.
Ia melanjutkan, Temon juga berulang kali mengingatkan agar anak-anaknya menjalani hidup dengan memberikan manfaat kepada sesama.
"Jangan jadi orang yang enggak berguna lah, pokoknya jadi orang yang bermanfaat saja bagi orang lain," katanya.
TEMON MENINGGAL- Komedian Temon meninggal dunia Minggu pagi, 12 Juli 2026 pukul 08.42 WIB dan jenazahnya hari ini disemayamkan di rumah duka Kompleks Polri Mampang Prapatan, Jakarta Selatan. Riwayat penyakit hipertensi (darah tinggi) diduga menjadi pemicu serangan jantung mendadak yang merenggut nyawa Temon (Wartakota/Arie Puji Waluyo)
Baca juga: Penyebab Komedian Temon Meninggal Dunia, Manajemen Sebut Ada Riwayat Hipertensi: Tidak Pernah Ngeluh
Temon Selalu Dampingi Anak-anak Belajar
Rambu juga mengenang bagaimana ayahnya terlibat langsung dalam proses pendidikannya sejak kecil.
Menurutnya, Temon kerap membantu mengerjakan pekerjaan rumah hingga mengajari pelajaran sekolah ketika dirinya mengalami kesulitan.
"Bapak juga yang sering ngajarin dulu pas sekolah. Kalau ada PR, enggak tahu cara menyelesaikannya bagaimana, Papa yang ngasih tahu, Papa yang ngajarin," tuturnya.
Di mata Rambu, Temon bukan tipe ayah yang sering mengungkapkan kasih sayang melalui kata-kata. Namun, perhatian dan tanggung jawabnya selalu ditunjukkan melalui tindakan nyata.
"Ayah sosok yang ya hebatlah," ucapnya singkat.
Momen Wisuda Jadi Kenangan Terakhir
Di antara banyak kenangan bersama sang ayah, Rambu mengaku momen wisuda menjadi salah satu yang paling berkesan.
Saat mengenang momen tersebut, tangis Rambu pecah karena Temon sempat hadir dan menyaksikan langsung keberhasilannya meraih gelar sarjana.
"Iya, ayah sempat temanin atau datang saat aku wisuda," kenangnya sambil menangis.
Ia merasa bahagia karena seluruh anggota keluarga dapat berkumpul dalam momen penting tersebut.
"Senang sih, karena keluarga pada ngumpul semua kan akhirnya pas wisuda," ujarnya.
Bagi Rambu, kehadiran Temon dalam setiap fase penting kehidupannya menjadi kenangan yang akan selalu dikenang, terlebih pesan-pesan sederhana sang ayah yang kini menjadi pegangan untuk menjalani kehidupan.
Sosok Temon
Temon merupakan sosok yang telah lama mewarnai industri hiburan Indonesia melalui berbagai peran di serial televisi, film, hingga program komedi.
Lahir di Jakarta pada 28 Desember 1966, Temon merupakan lulusan Fakultas Psikologi Universitas Indonesia dengan gelar Sarjana Psikologi (SPsi).
Temon mengawali kariernya sebagai penyiar di Radio SK pada 1992.
Namanya mulai dikenal luas setelah membintangi serial komedi Abdel dan Temon Bukan Superstar yang tayang pada 2008.
Chemistry yang kuat bersama Abdel Achrian membuat namanya semakin populer.
Kesuksesan serial tersebut kemudian berlanjut melalui sejumlah program, seperti Abdel dan Temon Masih Bukan Superstar, Bukan Abdel dan Temon Biasa, hingga Abdel dan Temon Reunian.
Selain itu, Temon juga dikenal lewat perannya sebagai Kosyim dalam sitkom legendaris Bajaj Bajuri.
Hingga akhirnya kabar duka datang. Temon meninggal dunia pada Minggu (12/7/2026) pagi.
Pria bernama asli Simson Rarameha Ngadang itu meninggal pukul 08.42 WIB.
Temon meninggal dunia akibat serangan jantung
Rencananya jenazah Temon akan dimakamkan di Tanah Kusir, Jakarta Selatan pada Senin (13/7/2026) pagi.