TRIBUNMANADO.CO.ID - Lagu Wonderwall dinyanyikan ratusan pendukung Timnas Inggris dari komunitas Three Lions Sulut yang memadati Kawasan Inkubas, Ekraf di Mega Mas Manado, Sulawesi Utara (Sulut), tempat nonton bareng laga perempat final Piala Dunia 2026 antara Inggris vs Norwegia, Minggu (12/7/2026) pagi.
"And all the roads we have to walk are winding, And all the lights that lead us there are blinding, There are many things that I would like to say to you," itulah liriknya yang dinyanyikan.
Mereka menyanyikan lagu Oasis tersebut dengan penuh penghayatan di sepanjang babak perpanjangan waktu.
Lagu itu menyatukan Harry Kane, Jude Bellingham dan kawan-kawan dengan suporternya di seluruh dunia.
Termasuk di Manado.
Amatan Tribunmanado.co.id, lagu itu dinyanyikan sekira tiga kali.
Selain di babak perpanjangan waktu, momen bagi Wonderwall datang pada awal dan akhir pertandingan.
Lokasi tersebut memang disulap para Hooligans asal Sulut menjadi bak London, Inggris, Minggu (12/7/2026) pagi.
Ratusan pendukung Inggris menyesaki lokasi tersebut.
Mereka memakai jersey Inggris, membawa bendera serta menyanyikan chant ala suporter Inggris.
Ruangan itu pun ditata ala Hooligans dengan digantungnya bendera-bendera Inggris di dinding balkon atas, mirip pemandangan di stadion kala Inggris bertanding.
Suporter Inggris tanpa chant ibaratnya sayur tanpa garam.
Para suporter Inggris di Sulut menyajikan chant-chant yang original.
Seolah diimpor dari negara asalnya.
Ada chant Dont Take Me Home, German Bombers serta Lalala.
Yang terakhir ini dinyanyikan saat wajah Jude Bellingham muncul di layar.
Pemain Real Madrid ini menjadi penentu kemenangan Inggris dengan mencetak dua gol.
Namanya juga suporter Inggris, tentu ada ledek-ledekan.
Lucunya ledek ledekan terjadi antara penggemar klub sesama Liga Inggris yang tergabung dalam komunitas itu, hal yang juga lumrah terjadi dari sononya.
Suasana pecah ketika pertandingan usai.
Mereka melompat kegirangan sambil berteriak teriak, apalagi saat lagu Football coming home diputar.
Para suporter Inggris di Manado ini memang tampil beda.
Ada chant, kegairahan, tapi suasana tertib.
Fans pulang dengan rapi serta tidak melakukan konvoi yang mengganggu pengguna jalan.
Jeremy Tawaang, Ketua Three Lions Sulut mengaku sangat puas dan bangga dengan penampilan timnas Inggris.
"Sangat bangga, luar biasa perjuangan mereka," kata dia.
Jeremy berjanji terus mendukung tim Inggris di Piala Dunia dengan menghadirkan dukungan yang orisinil ala Inggris.
Mereka berencana menggelar noreng lagi untuk laga selanjutnya melawan Argentina di Semifinal.
(TribunManado.co.id/Art)
WhatsApp TribunManado.co.id : KLIK