Identitas 1 Keluarga asal Lahat Tewas Kecelakaan Maut di Tol Terpeka, Dikenal Ramah, Pelayat Nangis
Slamet Teguh July 12, 2026 03:32 PM

TRIBUNSUMSEL.COM, LAHAT – Duka mendalam menyelimuti warga Perumnas 2 Gang Dahlia, Kelurahan Bandar Jaya, Kecamatan Lahat, Kabupaten Lahat.

Satu keluarga yang tinggal di lingkungan tersebut menjadi korban kecelakaan maut di ruas Tol Terbanggi Besar–Simpang Pematang–Kayu Agung (Terpeka) KM 187+600 Jalur A, Lampung, pada Sabtu (11/7/2026) sore.

Kecelakaan maut ini mengakibatkan tiga anggota keluarga dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian, yakni Raden Muhammad Feriansyah (46), Yuniarti (46), dan Kopli Anwar (70). 

Sementara itu, putri dari Yuniarti, Azikra (17), menjadi satu-satunya korban selamat namun harus mengalami luka berat.

Baca juga: Kronologi Kecelakaan Maut, 1 Keluarga Asal Lahat Tewas di Tol Terpeka Usai Liburan dari Yogyakarta

KORBAN TEWAS KECELAKAAN - Potret Satu keluarga asal Kabupaten Lahat, alami kecelakaan di ruas Tol Terbanggi Besar–Simpang Pematang–Kayu Agung (Terpeka), Lampung pada Sabtu (11/7/2026)
KORBAN TEWAS KECELAKAAN - Potret Satu keluarga asal Kabupaten Lahat, alami kecelakaan di ruas Tol Terbanggi Besar–Simpang Pematang–Kayu Agung (Terpeka), Lampung pada Sabtu (11/7/2026) (Dokumen/Pribadi/Polda Lampung)

Kepergian mendadak tiga anggota keluarga ini menyisakan kesedihan mendalam bagi kerabat, tetangga, hingga pihak sekolah, mengingat para korban dikenal sebagai pribadi yang sangat baik.

Di mata masyarakat sekitar tempat tinggalnya di Kelurahan Bandar Jaya, keluarga korban dikenal sebagai sosok warga yang ramah. 

Kehadiran mereka di lingkungan Perumnas 2 selalu membawa kesan positif karena pembawaannya yang hangat.

Hal ini dibenarkan oleh Ena, salah seorang tetangga dekat rumah korban.

Ia mengaku sangat terkejut dan terpukul saat pertama kali mendengar kabar duka yang menimpa tetangganya tersebut.

"Orangnya baik. Kami semua kaget mendapat kabar kecelakaan itu," kenang Ena, Minggu (12/7/2026).

Musibah ini juga membawa awan hitam bagi institusi pendidikan di Lahat, khususnya SMA Negeri 2 Lahat.

Baca juga: Kecelakaan Maut di Tol Terpeka, 1 Keluarga Asal Lahat Tewas, Tabrak Belakang Truk Usai Liburan

Korban selamat yang mengalami luka berat, Azikra, merupakan siswi aktif kelas XII di sekolah tersebut.

Saat ini, Azikra masih harus menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit YMC Lampung Tengah akibat luka berat yang dideritanya.

Sosoknya sebagai anak didik yang kini kehilangan orang-orang tercinta memicu simpati luas dari pihak sekolah.

Kepala SMA Negeri 2 Lahat, Dr. Tri Turnadi, S.Pd., M.Pd., menyampaikan rasa belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas petaka yang menimpa keluarga anak didiknya tersebut.

"Kami mengucapkan belasungkawa yang sedalam-dalamnya. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan Azikra segera diberikan kesembuhan. Pihak sekolah berencana datang melayat ke rumah duka," ungkap Tri Turnadi, Minggu (12/7/2026).

Kini, jenazah ketiga korban telah dipulangkan dan tiba di rumah duka di Lahat secara bertahap sejak Minggu subuh, disambut oleh isak tangis histeris dari keluarga besar serta para tetangga yang melayat.

Hendak Pulang dari Liburan

Sebelum peristiwa nahas itu terjadi, keluarga ini diketahui baru saja menikmati momen kebersamaan yang bahagia.

Mereka melakukan perjalanan jauh untuk berlibur ke Yogyakarta.

Kecelakaan maut tersebut terjadi saat mereka dalam perjalanan pulang menuju ke Lahat dengan mengendarai mobil Toyota Avanza bernomor polisi BG 1069 IH.

Okta, salah seorang rekan dari korban Yuniarti, membenarkan bahwa rombongan satu keluarga ini sedang dalam rute pulang dari berwisata.

"Mereka habis liburan dari Jogja dan mau pulang ke Lahat," tutur Okta.

Mobil ombongan tersebut dikemudikan oleh Raden Muhammad Feriansyah.

Kecelakaan terjadi pada Sabtu sore sekitar pukul 15.50 WIB.

Saat itu, mobil Avanza yang membawa empat orang penumpang melaju dari arah Lampung menuju ke arah Palembang dengan melintasi lajur satu.

Sesampainya di Tol Terpeka KM 187+600 Jalur A, pengemudi Avanza diduga kuat kehilangan konsentrasi akibat mengantuk.

Akibatnya, laju kendaraan menjadi tidak terkendali.

Karena hilangnya kendali, mobil Avanza tersebut langsung menabrak bagian belakang Truk Hino Tractor bernomor polisi B 9924 UIY yang saat itu posisinya berada tepat di depan mereka.

Benturan keras yang terjadi di lajur tol tersebut menyebabkan bagian depan mobil Avanza mengalami kerusakan yang sangat parah.

Akibat hantaman keras tersebut, tiga orang penumpang (Raden Muhammad Feriansyah, Yuniarti, dan Kopli Anwar) meninggal dunia langsung di lokasi kejadian.

Petugas Ditlantas Polda Lampung bersama Unit Laka Polres Tulang Bawang langsung turun melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengamankan barang bukti di lokasi. (Aggi Suzatri/Ehdi Amin/Tribunsumsel.com)

(*)

Ikuti dan Bergabung di Saluran Whatsapp Tribunsumsel.com

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.