Pemkab Rejang Lebong Ajak Ayah Antar Anak di Hari Pertama Sekolah
Hendrik Budiman July 12, 2026 03:54 PM

 

Laporan Wartawan TribunBengkulu.com, M Rizki Wahyudi

TRIBUNBENGKULU.COM, REJANG LEBONG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rejang Lebong mengajak para ayah untuk terlibat langsung mengantarkan anak ke sekolah menjelang dimulainya tahun ajaran baru 2026/2027. Yakni tepatnya pada hari pertama masuk sekolah pada Senin, 13 Juli 2026 ini. 

Ajakan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Plt Bupati Rejang Lebong Nomor 421/547/VII/2026 tentang Gerakan Ayah Mengambil Rapor Anak ke Sekolah (GEMAR) dan Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah (GAMAS).

Menindaklanjuti surat edaran tersebut, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Rejang Lebong mulai mengimbau seluruh satuan pendidikan agar menyampaikan informasi tersebut kepada para orang tua, khususnya para ayah.

Baca juga: Kronologi Aksi Penikaman Pasutri di Rejang Lebong Berbalik, Pelaku Terluka Dibacok Korban

Kepala Disdikbud Rejang Lebong, Zakaria Effendi mengatakan, program tersebut bukan sekadar mengajak ayah hadir pada hari pertama sekolah.

Tetapi diharapkan menjadi awal terbentuknya kebiasaan orang tua mendampingi anak berangkat dan pulang sekolah.

"Fokusnya memang mengajak ayah mengantarkan anak pada hari pertama sekolah. Tetapi kami berharap budaya itu tidak berhenti di hari pertama saja. Kalau memungkinkan, ayah juga dapat mengantar maupun menjemput anak pada hari-hari berikutnya,"sampai Zakaria kepada TribunBengkulu.com pada Minggu (12/7/2026). 

Bangun Kedekatan Ayah dan Anak

Zakaria menjelaskan, keterlibatan ayah dalam aktivitas sederhana seperti mengantar anak ke sekolah memiliki manfaat yang besar terhadap perkembangan psikologis anak.

Menurutnya, kehadiran ayah sebelum anak memasuki lingkungan sekolah dapat memberikan rasa aman, meningkatkan kepercayaan diri, sekaligus mempererat hubungan emosional antara orang tua dan anak.

Selain itu, momen perjalanan menuju sekolah juga dapat dimanfaatkan sebagai ruang komunikasi antara ayah dengan anak untuk memberikan motivasi belajar maupun menanamkan nilai-nilai kedisiplinan.

"Harapan kami, peran ayah dalam pendidikan anak tidak hanya sebatas memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga, tetapi juga hadir secara langsung dalam mendampingi tumbuh kembang anak, termasuk saat berangkat maupun pulang sekolah,"jelasnya. 

Dukung Ketahanan Keluarga

Dalam surat edaran yang ditandatangani Plt Bupati Rejang Lebong, Hendri Praja itu dijelaskan bahwa Gerakan Ayah Mengantar Anak ke Hari Pertama Sekolah bertujuan memperkuat peran ayah dalam pengasuhan dan pendidikan anak sejak usia dini.

Program tersebut juga diharapkan mampu membangun kedekatan emosional antara ayah dan anak, meningkatkan rasa percaya diri serta kenyamanan anak saat mengikuti proses pembelajaran.

Di sisi lain, gerakan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan keluarga sekaligus mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045.

ASN Diberi Fleksibilitas Waktu

Melalui surat edaran tersebut, seluruh kepala perangkat daerah diminta memberikan dukungan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) yang memiliki anak usia sekolah agar dapat mengikuti Gerakan Ayah Mengantar Anak pada hari pertama sekolah.

Bentuk dukungan tersebut berupa fleksibilitas waktu maupun dispensasi jam kerja sehingga para ayah tetap dapat mengantarkan anaknya ke sekolah tanpa mengabaikan tugas kedinasan.

Sementara itu, Disdikbud Rejang Lebong diminta memastikan seluruh sekolah menyosialisasikan program tersebut kepada orang tua atau wali murid sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai.
 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.