Tahun Ajaran Baru Dimulai Besok, Puluhan Dapur di Bondowoso Siap Salurkan Lagi Makan Bergizi Gratis
Sudarma Adi July 12, 2026 04:14 PM

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sinca Ari Pangistu

TRIBUNJATIM.COM, BONDOWOSO – Hari libur sekolah telah usai, genderang tahun ajaran baru siap ditabuh.

Sejalan dengan kembalinya aktivitas belajar mengajar di kelas, program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, dipastikan akan kembali didistribusikan secara masif mulai Senin, 13 Juli 2026 esok hari.

Langkah pendistribusian makanan bernutrisi ini akan digerakkan secara serentak oleh jajaran Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) di tingkat wilayah.

Koordinator SPPG Bondowoso, Milla Afriana Agustina, membenarkan kesiapan operasional tersebut. 

Kendati demikian, Milla menggarisbawahi bahwa belum 100 persen dapur SPPG bisa mengepul secara bersamaan esok pagi.

Hal ini lantaran beberapa titik operasional dapur masih dalam masa skorsing (suspend) administratif.

Baca juga: Peduli Satwa dan Jaga Ekosistem, LP2SM Bondowoso Gelar Aksi Pemberian Pakan Monyet Liar

"Benar, besok (13/7) sudah mulai masuk masa distribusi awal. Namun, ada beberapa dapur yang posisinya masih suspend karena pengerjaan perbaikan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) domestik belum selesai sepenuhnya. Daftarnya masih sama dengan posisi yang dulu," jelas Milla saat dikonfirmasi, Minggu (12/7/2026).

Gelar General Cleaning dan Uji Coba Alat Masak

Denyut antusiasme justru terpantau sangat tinggi di level akar rumput. Para relawan dan mitra SPPG di berbagai kecamatan terpantau sudah mulai "memanaskan mesin" sejak Jumat (10/7/2026) lalu untuk memastikan higienitas ruang kerja.

Achmad, seorang relawan SPPG di Kecamatan Grujugan, mengaku sangat lega dengan bergulirnya kembali program MBG ini. Pasalnya, selama tiga minggu masa libur sekolah, ia terpaksa bekerja serabutan demi menyambung hidup.

"Kemarin libur tiga minggu terpaksa cari kerja serabutan untuk mengisi kekosongan pendapatan. Begitu ada instruksi masuk, sejak Jumat kemarin kami langsung kumpul melakukan general cleaning (pembersihan massal) di area dapur," kata Achmad gembira.

Kondisi serupa juga terlihat di dapur SPPG Cindogo 2, Kecamatan Tapen. Mitra SPPG setempat, Abu Rizal Yunan, memaparkan selain membersihkan seluruh sudut ruangan pasca-ditinggal libur lama, pihaknya juga melakukan peremajaan sarana prasarana.

"Kami melakukan upgrade pada alat-alat dapur yang dinilai sudah aus atau patah, langsung diganti baru. Kami juga sudah melakukan trial (uji coba) memasak sebanyak 55 porsi makanan sebagai bentuk quality control kesiapan mesin pembakar harian," urai Rizal.

Mutakhirkan Data Siswa Baru dan Kelompok Sasaran 3B

Rizal menambahkan, pergantian tahun ajaran baru otomatis merubah peta manifestasi data penerima manfaat di lapangan.

Oleh karena itu, timnya gencar menjalin komunikasi vertikal dengan Person in Charge (PIC) di tiap-tiap sekolah mitra untuk menyortir data siswa yang baru masuk serta mencoret daftar siswa yang telah lulus.

"Untuk klaster di tempat kami, kuota yang dikunci berada di kisaran 2.100 porsi. Jumlah itu bersifat dinamis, tidak hanya menyasar anak sekolah aktif, tetapi juga diakumulasikan dengan data kelompok sasaran eksternal berkode 3B," terangnya tanpa merinci detail kelompok 3B tersebut.

Rizal menyebut per sore hari ini (12/7), seluruh tim persiapan logistik bahan baku dapur sudah mulai disiagakan penuh masuk ke area kerja untuk menyambut distribusi perdana esok subuh.

Sebagai catatan makro, program MBG di Kabupaten Bondowoso bertransformasi menjadi salah satu ceruk padat karya yang menjanjikan bagi masyarakat lokal.

Merujuk data riwayat per April 2026 saja, bumi Ki Ronggo sudah mengoperasikan sedikitnya 69 dapur mandiri dengan total serapan tenaga kerja menembus angka 3.100 orang.

Jajaran pemangku kebijakan memprediksi angka penyerapan buruh masak ini akan terus meroket tajam seiring dengan target penambahan unit gedung SPPG baru di semester kedua tahun ini.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.