TRIBUNJAMBI.COM - Masjid Nurul Falah yang dibangun oleh SKK Migas PetroChina pada tahun 2019 silam, kini menjadi masjid kebanggaan masyarakat setelah tampil lebih representatif. Rumah ibadah yang berada di Blok A RT 09, Kelurahan Pandan Jaya, Kecamatan Geragai, Kabupaten Tanjung Jabung Timur itu kini memiliki fasilitas yang lebih lengkap sehingga jamaah semakin nyaman menjalankan ibadah maupun berbagai kegiatan keagamaan lainnya.
Masjid Nurul Falah pada awalnya dibangun secara swadaya oleh masyarakat. Namun, karena keterbatasan anggaran membuat proses pembangunannya berlangsung bertahap. Ukuran bangunan saat itu masih relatif kecil dan sejumlah bagian belum dapat diselesaikan.
Melalui dukungan dari SKK Migas–PetroChina, pembangunan masjid akhirnya dapat dituntaskan. Kini masyarakat Blok A memiliki rumah ibadah yang lebih layak, nyaman, dan mampu menampung lebih banyak jamaah dibandingkan sebelumnya.
Tokoh masyarakat Kelurahan Pandan Jaya, Sutik, mengatakan bantuan dari SKK Migas–PetroChina memberikan manfaat yang sangat besar bagi warga. Menurutnya, pembangunan masjid yang sempat berjalan secara bertahap akhirnya dapat diselesaikan sehingga menjadi pusat kegiatan keagamaan masyarakat.
"Alhamdulillah pembangunan masjid ini akhirnya bisa diselesaikan. Kami sangat bersyukur karena sekarang masyarakat dapat beribadah dengan lebih nyaman berkat bantuan SKK Migas–PetroChina," ujarnya.
Baca juga: Wajah Baru Masjid Nurul Falah Blok A Geragai Tanjab Timur Usai Dibangun SKK Migas–PetroChina
Baca juga: Keberadaan Febrie Adriansyah Masih Misteri, Padahal Mantan Jampidsus Tersandung Kasus Besar
Warga setempat, Siti Aminah, mengaku perubahan kondisi Masjid Nurul Falah memberikan kenyamanan bagi masyarakat, khususnya kaum ibu yang rutin mengikuti pengajian dan kegiatan keagamaan lainnya.
"Kalau dulu ruangannya masih terbatas sehingga saat kegiatan terasa sempit. Sekarang masjidnya sudah bagus, bersih, dan nyaman. Kami lebih leluasa mengikuti pengajian maupun kegiatan keagamaan lainnya," katanya.
Lurah Pandan Jaya, Firdaus, mengatakan perubahan Masjid Nurul Falah sangat terlihat dibandingkan sebelum mendapatkan bantuan. Bangunan yang dulunya sederhana dan berukuran kecil kini menjadi lebih luas, kokoh, dan mampu menampung lebih banyak jamaah.
"Dulu ukuran masjid ini kecil sehingga saat salat berjamaah maupun kegiatan keagamaan terasa sempit. Sekarang bangunannya jauh lebih representatif. Ada teras yang luas untuk kegiatan masyarakat, ruang salat yang nyaman dengan fasilitas AC, serta area parkir yang lebih memadai sehingga jamaah merasa lebih nyaman saat datang ke masjid," katanya.
Firdaus menambahkan, fasilitas yang semakin lengkap juga memberikan manfaat bagi masyarakat yang melintas di kawasan tersebut. Selain menjadi pusat kegiatan keagamaan warga, Masjid Nurul Falah kini juga dimanfaatkan para pelintas sebagai tempat singgah untuk menunaikan salat sebelum melanjutkan perjalanan.
Menurutnya, bantuan SKK Migas–PetroChina tidak hanya menghadirkan pembangunan fisik, tetapi juga meningkatkan kualitas sarana ibadah yang manfaatnya akan terus dirasakan masyarakat.
Dengan kondisi yang kini jauh lebih baik, Masjid Nurul Falah tidak hanya menjadi tempat ibadah yang nyaman bagi masyarakat setempat, tetapi juga menjadi pusat berbagai aktivitas keagamaan di Kelurahan Pandan Jaya. Dukungan SKK Migas–PetroChina melalui program CSR menghadirkan manfaat nyata bagi warga dengan tersedianya rumah ibadah yang lebih representatif. Kehadiran masjid yang lebih nyaman diharapkan terus mempererat silaturahmi, meningkatkan semangat masyarakat dalam beribadah, sekaligus menjadi tempat singgah yang layak bagi para pelintas untuk beristirahat dan menunaikan shalat.