Pasar Johar Masih Jadi Favorit Berburu Seragam Sekolah Jelang MPLS, Harga Lebh Hemat
Rustam Aji July 12, 2026 05:07 PM

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG — Aktivitas berburu seragam sekolah di Pasar Johar Semarang mengalami lonjakan signifikan menjelang dimulainya Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pada tahun ajaran baru, Minggu (12/7/2026). 

Pusat perbelanjaan tradisional terbesar di Jawa Tengah ini dipadati oleh para orang tua murid yang mencari alternatif harga pakaian sekolah yang lebih ramah di kantong dibandingkan membeli langsung lewat jalur sekolah.

Para wali murid mengaku bisa memangkas pengeluaran tahunan secara drastis dengan berbelanja mandiri di pasar.

Salah seorang ibu rumah tangga asal Gunungpati, Kota Semarang, Mardiana, mengungkapkan dirinya cukup merogoh kocek sekitar Rp300 ribu untuk mendapatkan tiga potong celana/rok bawahan dan satu atasan kemeja untuk anak perempuannya.

"Seragam umum seperti putih biru dan pramuka saya beli di sini. Kalau batik dan olahraga tetap beli dari sekolah karena memang khusus," ujar Mardiana saat ditemui di sela aktivitas belanjanya di Pasar Johar Semarang, Minggu (12/7/2026). Langkah strategi tersebut ia terapkan baik untuk anaknya yang menempuh pendidikan di SMP swasta maupun sekolah negeri.

Omzet Pedagang Pasar Johar Naik 25 Persen

Tingginya antusiasme warga luar daerah yang datang berbondong-bondong membawa berkah ekonomi tersendiri bagi para pelaku UMKM setempat.

Sri Hidayati, pemilik toko "Seragam Barokah" di koridor Pasar Johar Semarang, mengonfirmasi adanya kenaikan grafik penjualan seragam sekolah hingga sebesar 25 persen sejak awal musim libur sekolah jika dikomparasikan dengan omzet harian normal.

Baca juga: Pengendara Khawatir Jalur Tepi Jurang Tlogowungu-Gunungwungkal Pati Minim Pengaman

"Ramai terus alhamdulillah, dari awal liburan sampai ini, karena besok kan pada sekolah, rata-rata cari yang bawahan sama baju osis," tutur Sri Hidayati penuh syukur. Menurutnya, stok komoditas yang paling cepat habis di pasaran saat ini meliputi setelan kemeja putih formal, bawahan rok atau celana panjang sesuai jenjang SD hingga SMA, serta kelengkapan seragam pramuka yang wajib dikenakan selama rangkaian agenda MPLS.

Magnet Belanja Murah Wali Murid Lintas Daerah

Daya tarik Pasar Johar Semarang dalam menyediakan kebutuhan studi nyatanya telah meluas ke luar batas administrasi kota. Mustofa Kamal, seorang warga asal Gringsing, Kabupaten Batang, sengaja menyempatkan diri mampir ke pasar ini demi membelikan pakaian baru untuk kedua anaknya yang hendak naik ke kelas III Madrasah Ibtidaiyah.

Mustofa menilai, fluktuasi kebutuhan pakaian baru bagi anak-anak di usia pertumbuhan tidak bisa dihindari setiap tahunnya karena ukuran baju lama yang cepat menyempit. Oleh karena itu, keberadaan pasar dengan opsi ukuran yang lengkap, jaminan kualitas kain yang baik, serta skema harga grosir yang bersaing sangat membantu meringankan beban finansial domestik keluarga.

"Harapannya harga seragam tetap terjangkau. Setiap tahun pasti ada pengeluaran untuk beli seragam karena anak cepat besar. Kalau bisa dapat kualitas yang bagus dengan harga murah tentu sangat membantu orang tua," pungkas Mustofa. (Rad)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.