PILU Satu Keluarga Tewas Kecelakaan Usai Pulang Liburan, Mobil Hantam Truk, 3 Meninggal di Tempat
Septrina Ayu Simanjorang July 12, 2026 05:09 PM

TRIBUN-MEDAN.com - Pilu satu keluarga tewas kecelakaan usai pulang liburan.

Mobil menghantam truk.

Akibat kecelakaan itu, 3 korban meninggal di tempat.

Baca juga: 30 Orang Terjebak di Bianglala, Pasar Malam Laut Dendang Tanpa Izin, Polisi: Comot Arus Listrik 

Sementara satu mengalami luka yang cukup parah.

Kecelakaan maut ini terjadi di ruas Tol Terbanggi Besar–Simpang Pematang–Kayu Agung (Terpeka), Lampung, pada Sabtu (11/7/2026).

Peristiwa nahas ini menimpa satu keluarga asal Perumnas 2 Gang Dahlia, Kelurahan Bandar Jaya, Kecamatan Lahat, Kabupaten Lahat, hingga mengakibatkan tiga orang meninggal dunia dan satu orang luka berat.

Baca juga: ASN Diperbolehkan WFA Hari Pertama Anak Masuk Sekolah, BKD Sumut: Bohong Bakal Disanksi

Para korban meninggal dunia teridentifikasi atas nama Raden Muhammad Feriansyah (46), Yuniarti (46), dan Kopli Anwar (70).

Sementara itu, satu penumpang selamat bernama Azikra (17), yang merupakan siswi kelas XII SMA Negeri 2 Lahat, mengalami luka berat.

Peristiwa ini bermula saat satu keluarga tersebut tengah dalam perjalanan pulang menuju kediaman mereka di Lahat, Sumatra Selatan.

Rombongan ini diketahui baru saja menyelesaikan agenda liburan keluarga di Yogyakarta.

Baca juga: DIGEREBEK Ibu Mertua, Polisi Diduga Selingkuh dengan Pegawai Kejaksaan, Kini Dilaporkan

Rekan korban Yuniarti, Okta, membenarkan perihal aktivitas terakhir keluarga tersebut sebelum kecelakaan terjadi.

"Mereka habis liburan dari Jogja dan mau pulang ke Lahat," tuturnya.

Rombongan tersebut berkendara menggunakan mobil Toyota Avanza dengan nomor polisi BG 1069 IH yang dikemudikan oleh Raden Muhammad Feriansyah.

Kecelakaan terjadi pada Sabtu sore sekitar pukul 15.50 WIB.

Baca juga: JADWAL Semifinal Piala Dunia 2026 Prancis Vs Spanyol, Inggris Vs Argentina, Messi Cs Bakal ke Final

Saat itu, mobil Avanza yang membawa empat orang penumpang melaju dari arah Lampung menuju ke arah Palembang dengan melintasi lajur satu.

Sesampainya di Tol Terpeka KM 187+600 Jalur A, pengemudi Avanza diduga kuat kehilangan konsentrasi akibat mengantuk.

Akibatnya, laju kendaraan menjadi tidak terkendali.

Baca juga: ASN di BPN Nias Tewas di Apartemen Setia Budi Diduga Dibunuh? Polisi: Kami Masih Kumpulkan Bukti

Karena hilangnya kendali, mobil Avanza tersebut langsung menabrak bagian belakang Truk Hino Tractor bernomor polisi B 9924 UIY yang saat itu posisinya berada tepat di depan mereka.

Benturan keras yang terjadi di lajur tol tersebut menyebabkan bagian depan mobil Avanza mengalami kerusakan yang sangat parah.

Evakuasi Korban dan Olah TKP

Akibat hantaman keras tersebut, tiga orang penumpang (Raden Muhammad Feriansyah, Yuniarti, dan Kopli Anwar) meninggal dunia langsung di lokasi kejadian.

Sementara sang anak, Azikra, yang mengalami luka berat segera dievakuasi oleh petugas ke Rumah Sakit YMC Lampung Tengah untuk mendapatkan perawatan medis intensif.

KORBAN TEWAS KECELAKAAN - Potret Satu keluarga asal Kabupaten Lahat, alami kecelakaan di ruas Tol Terbanggi Besar–Simpang Pematang–Kayu Agung (Terpeka), Lampung pada Sabtu (11/7/2026)

Petugas Ditlantas Polda Lampung bersama Unit Laka Polres Tulang Bawang langsung turun melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengamankan barang bukti di lokasi.

Tangis Keluarga Pecah

Isak Tangis Sambut Kepulangan Jenazah di Lahat Memasuki hari Minggu (12/7/2026), jenazah para korban meninggal dunia telah dipulangkan ke Lahat menggunakan jalur darat.

Kedatangan jenazah disambut histeris dan isak tangis oleh pihak keluarga dan tetangga sekitar yang tidak menyangka akan musibah mendadak ini.

Salah seorang tetangga korban, Ena, mengaku sangat terkejut dan tidak menyangka keluarga yang dikenal ramah tersebut menjadi korban kecelakaan maut.

Baca juga: Satreskrim Polrestabes Medan Masih Selidiki Penyebab ASN Nias Meninggal di Apartemen Setia Budi

"Orangnya baik. Kami semua kaget mendapat kabar kecelakaan itu," katanya.

Jenazah Kopli Anwar tiba lebih awal di rumah duka Perumnas 2 Lahat sekitar pukul 04.30 WIB, disusul oleh jenazah Yuniarti dan Raden Muhammad Feriansyah yang tiba sekitar pukul 08.00 WIB.

Musibah ini juga menyisakan duka mendalam bagi pihak sekolah tempat Azikra belajar.

Kepala SMA Negeri 2 Lahat, Dr. Tri Turnadi, S.Pd., M.Pd., menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam atas musibah yang menimpa anak didiknya tersebut.

"Kami mengucapkan belasungkawa yang sedalam-dalamnya. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan Azikra segera diberikan kesembuhan. Pihak sekolah berencana datang melayat ke rumah duka," ujarnya pada Minggu (12/7/2026).

 

(*/tribun-medan.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.