Laporan Wartawan Serambi Indonesia Sara Masroni | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala (FK USK) menggelar Syiah Kuala Medical Olympiad (SYIMO) 2026 untuk menjaring mahasiswa terbaik yang akan mewakili fakultas tersebut pada Regional Medical Olympiad (RMO) dan berbagai kompetisi ilmiah kedokteran tingkat nasional.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Forum Diskusi Ilmiah (FDI) Hipokampus tersebut berlangsung selama 3 hari pada 16, 19, dan 20 Juni 2026, di lingkungan Fakultas Kedokteran USK dan diikuti mahasiswa dari berbagai angkatan.
SYIMO 2026 menghadirkan rangkaian seleksi yang menguji kemampuan akademik dan kesiapan klinis peserta melalui tiga jenis tes.
Yakni Multiple Choice Question (MCQ), Objective Structured Practical Examination (OSPE), serta Lomba Cepat Tepat (LCT).
MCQ digunakan untuk mengukur penguasaan teori, OSPE menilai keterampilan praktikum dan interpretasi klinis, sedangkan LCT menguji kemampuan analisis kasus secara cepat dan tepat.
Ketua Panitia SYIMO 2026, Muhammad Faridha mengatakan, antusiasme peserta pada tahun ini cukup tinggi dan terlihat dari keseriusan mereka mengikuti setiap tahapan seleksi.
Baca juga: Mahasiswa FK USK Raih Juara I Scientific Poster Competition Internasional pada WORLD X GALAXY 3.0
"Kami melihat semangat kompetisi yang sehat dari seluruh peserta. SYIMO bukan sekadar ajang seleksi, tapi juga ruang belajar bagi mahasiswa untuk mengasah kesiapan mereka menghadapi kompetisi yang lebih besar," ujar Faridha dalam keterangannya, Minggu (12/7/2026).
Dari proses seleksi tersebut, terpilih 12 mahasiswa terbaik yang akan menjadi delegasi FK USK untuk enam cabang keilmuan yakni:
Delegasi yang terpilih terdiri atas Luthfi Hamda dan Muhammad Farras Munawwar untuk cabang Kardiorespirasi.
Lalu, Cut Maura Zhafirah dan Eldina Nafisa pada cabang Neuropsikiatri.
Kemudian, Rifqi Auliapi Geubinanry dan Ratu Fatira Hirawan pada cabang Muskuloskeletal.
Selanjutnya, Fadhilul Rahman dan M Ar Rayyan Adha pada cabang Genitourinari.
Seterusnya, Cut Rya Novianti dan Muhammad Razil pada cabang Infeksi Tropis.
Terakhir, Syakira Syifa' Risky dan Deena Nadheera pada cabang Digestive.
Baca juga: 3 Mahasiswi FK USK Raih Medali Emas pada Ajang Lomba Karya Ilmiah Internasional di Shanghai
Sementara itu, Pembina FDI Hipokampus, Dr Haiyun Nisa, Spsi, Mpsi, Psikolog menilai, SYIMO menjadi wadah penting dalam membangun budaya kompetitif yang positif di lingkungan FK USK.
"Melalui SYIMO, kami ingin mahasiswa tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga terlatih menghadapi tekanan kompetisi dengan cara yang sehat dan kolaboratif. Ini adalah investasi jangka panjang untuk mencetak delegasi yang tangguh di kancah nasional," ungkap Haiyun Nisa.
Menurutnya, keberhasilan menjaring 12 delegasi terbaik menjadi langkah awal FK USK dalam mempersiapkan diri menghadapi Regional Medical Olympiad maupun kompetisi ilmiah kedokteran tingkat nasional lainnya.
Ke depan, para delegasi akan menjalani pembinaan lanjutan untuk memperdalam penguasaan materi sesuai cabang keilmuan masing-masing sekaligus mempersiapkan strategi menghadapi kompetisi yang lebih kompetitif.
Penyelenggaraan SYIMO 2026 diketahui menjadi bagian dari komitmen FDI Hipokampus dan Fakultas Kedokteran USK dalam membangun ekosistem akademik yang mendukung pengembangan potensi mahasiswa, khususnya di bidang riset dan kompetisi ilmiah kedokteran.(*)