Hasil National Series 2 Kejuaraan Terbuka Panjat Tebing Piala Wali Kota Manado 2026, Ada Kejutan
Alpen Martinus July 12, 2026 05:50 PM

TRIBUNMANADO.CO.ID,MANADO - Ajang National Series 2 Kejuaraan Terbuka Panjat Tebing Piala Wali Kota Manado 2026 berlangsung seru.

Banyak kejutan yang terjadi pada ajang yang resmi berakhir, Sabtu (11/7/2026). 

Panjat tebing merupakan olahraga alam bebas dan merupakan bagian dari mendaki gunung yang tidak bisa dilakukan dengan cara berjalan kaki melainkan harus menggunakan peralatan dan teknik-teknik tertentu untuk bisa melewatinya.

Baca juga: Atlet Panjat Tebing Sitaro Christiani Alfa Mumu Tembus Program Bina Nasional, Harumkan Nama Daerah

Pada umumnya panjat tebing dilakukan pada daerah yang berkontur batuan tebing dengan sudut kemiringan mencapai lebih dari 45° dan mempunyai tingkat kesulitan tertentu.

Ketua FPTI Sulawesi Utara (Sulut) Richard Sualang menutup langsung perhelatan bergengsi tersebut. 

Pasalnya peserta dari berbagai daerah di Indonesia ikut berkompetisi.

Kompetisi yang digelar sejak Kamis (8/7/2026) di Taman Berkat, Manado, itu sukses melahirkan deretan juara baru sekaligus menjadi panggung unjuk gigi atlet potensial dari berbagai daerah.

Pria yang juga menjabat Wakil Wali Kota Manado itu menegaskan bahwa kesuksesan event ini tidak lepas dari atensi penuh Pengurus Pusat (PP) FPTI. 

Hadir langsung di lokasi kompetisi, Ir Florentianus Hendrikus Muter beserta jajaran teknis, termasuk presiden juri dan route setter nasional.

"Kami sangat berterima kasih atas dukungan penuh PP FPTI yang mengawal langsung kejuaraan ini. Kehadiran tim juri dan pembuat jalur bersertifikasi nasional membuat kualitas kompetisi terjaga dengan sangat baik," ujar Richard.

Bagi Sulut, kejuaraan ini memegang peran krusial. 

Richard optimistis ajang nasional ini bisa menjadi barometer baru dalam peta pembinaan olahraga panjat tebing di bumi nyiur melambai. 

Targetnya jelas yaitu mematangkan mental bertanding atlet lokal agar mampu berbicara banyak di level provinsi, nasional, hingga internasional.

Ajang yang masuk dalam rangkaian perayaan HUT Ke-403 Kota Manado ini juga mendapat apresiasi tinggi atas kinerja solid panitia lokal. 

"Selamat kepada para pemenang yang telah berjuang habis-habisan. Bagi yang belum beruntung, jangan patah arang. Tetap jaga semangat karena tahun depan kita akan kembali bertemu di panggung yang sama," imbuh Richard menyemangati para peserta.

Hasil

Dari arena vertikal, persaingan di nomor bergengsi Speed World Record (WR) Umum Putra berlangsung dramatis. 

Climber Kalimantan Timur, Michael Owen Parn Orosan Siburian, keluar sebagai yang tercepat dan berhak atas podium tertinggi. 

Dia sukses mengungguli Ramaski Aswin Kristianto (DI Yogyakarta/Adikarta Sport Climbing Kulon Progo) di posisi kedua, serta Jasson Angel Rossy Oue (Jawa Timur) yang harus puas di tempat ketiga.

Di sektor putri, dominasi total ditunjukkan oleh kontingen DKI Jakarta. Alnany Yer Khadijah tampil dominan dan merebut medali emas, disusul rekan sedaerahnya, Aninda Laili Arsyiah, di urutan kedua. 

Sementara posisi ketiga diamankan oleh Sabrina Syarifah Calidris perwakilan Banten.

Sehari sebelumnya, ketegangan juga tersaji di kategori Lead Kelompok Umur (KU) 15 Tahun dan Umum. 

Pada kategori KU 15 Tahun Putra, ECC Makassar tampil perkasa dengan menyabet posisi satu-dua lewat Muh Bachir Nur Faathir dan Muh Sahid Saputra. 

Peringkat ketiga dihuni M Dwi Nurahman Atthariq asal EBCC Kutai Timur.

Dominasi klub Makassar berlanjut di kelompok putri melalui duo EDC Makassar, Mirsani Wazirah Shidiqah di posisi pertama dan Sarwa Nur Amira di posisi ketiga, sementara peringkat kedua disisipkan oleh A Ashila Salas Anggraeni (Grimper).

Pada kategori Lead Umum Putra, Ravianto Ramadhan asal DKI Jakarta membuktikan kualitasnya dengan menduduki podium utama. 

Dia mengandaskan perlawanan Mahesa Caesar (Sulawesi Selatan) di posisi kedua dan Muh Firdaus (EDC Makassar) di posisi ketiga.

Sementara itu, kejutan terjadi di sektor lead Umum Putri setelah Indah Tiara Azzahra (GoClimb Kalimantan Selatan) sukses membawa pulang gelar juara. 

Dia berhasil meredam ambisi Sukma Lintang Cahyani (DI Yogyakarta) yang finis di peringkat kedua, serta Cantika S Amabelle (3R SCC Tangerang Selatan) di tangga ketiga. (ART) 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.