Update Persaingan Sepatu Emas Piala Dunia: Messi vs Mbappe, Ini Penentu Jika Gol dan Assist Sama
Facundo Chrysnha Pradipha July 12, 2026 06:30 PM

TRIBUNNEWS.COM - Persaingan memperebutkan adidas Golden Boot atau Sepatu Emas Piala Dunia 2026 semakin memanas setelah babak perempat final rampung. 

Empat tim terbaik, yakni Argentina, Prancis, Spanyol, dan Inggris, memastikan tempat di semifinal sekaligus memastikan para pemain mereka terus berjuang dalam daftar top skor Piala Dunia 2026.

Salah satu nama potensial yang sebelumnya masuk bursa top skor, yakni Erling Haaland, harus mengakhiri persaingan setelah tersingkirnya Norwegia.

Norwegia dikalahkan Inggris 2-1, sekaligus menutup peluang Erling Haaland untuk menambah koleksi yang saat ini mencapai tujuh gol.

Kini persaingan Golden Boot praktis menyisakan pemain-pemain dari empat semifinalis, dengan duel paling menarik kembali mempertemukan Lionel Messi dan Kylian Mbappe, persis seperti perebutan top skor pada Piala Dunia 2022 di Qatar.

Football Entushias dan juga analis sepak bola  Hamid Anwar menilai perebutan gelar top skor tidak hanya ditentukan oleh banyaknya peluang yang diciptakan pemain.

"Pemenang top skor tidak akan ditentukan oleh intensitas tembakan saja, tapi bergantung pada kemampuan pemain membaca ruang dan efektivitas saat finishing," kata Anwar.

Ia menambahkan bahwa keberhasilan sebuah tim melaju jauh di turnamen juga sangat menentukan.

"Siapa pemain yang bisa membaca ruang dengan baik, dialah yang kemungkinan memenangkan gelar top skor. Tapi tentunya juga harus didukung laju tim yang ia bela, serta kondisi fisik yang tetap prima," ungkap sosok yang berada di balik layar akun Instagram @analiskampungsebelah ini.

Baca juga: Semifinal Spesial Messi di Laga Argentina vs Inggris, Albiceleste Didukung Rekor Mentereng Scaloni

Messi dan Mbappe Kembali Berduel

Hingga memasuki semifinal, Lionel Messi dan Kylian Mbappe sama-sama memimpin daftar top skor dengan koleksi delapan gol.

Messi kembali menjadi poros permainan Argentina. Kapten Albiceleste itu mencetak hattrick saat menghadapi Aljazair, dua gol ke gawang Austria, satu gol melalui tendangan bebas melawan Yordania di fase grup.

Sementara di fase gugur, Messi kembali mencetak gol penting saat melawan Cape Verde dan juga Mesir. Satu-satunya laga yang dilewatkan adalah di 8 besar melawan Swiss.

Di sisi lain, Kylian Mbappe kembali menunjukkan statusnya sebagai mesin gol untuk Timnas Prancis dengan gol yang sama dengan Messi.

Penyerang Real Madrid tersebut mengemas dua gol saat menghadapi Senegal, dua gol kontra Irak, dua gol melawan Swedia, kemudian kembali mencetak gol pada babak gugur, termasuk saat membawa Prancis menyingkirkan Maroko.

Menariknya, keduanya juga tampil produktif dalam membangun serangan dan membantu terciptanya gol.

Messi membuat dua assist, yakni keduanya dari umpan silang ke Cristian Romero pada saat Argentina menang 3-2 Mesir, dan yang terbaru dari corner yang diselesaikan Alexis Mac Allister di laga Argentina vs Swiss.

Sementara Mbappe membuat tiga assist. Dua diantaranya saat Prancis menang 4-1 atas Norwegia dan satu laga saat menang 2-0 atas Maroko di babak 8 besar.

Berikut ini statistik gol dalam persaingan Sepatu Emas Piala Dunia 2026:

Daftar Pemain yang Masuk Bursa Top Skor Gol Assist
Kylian Mbappe (Prancis) 8 3
Lionel Messi (Argentina) 8 2
Erling Haaland* (Norwegia) 7 0
Jude Bellingham (Inggris) 6 1
Harry Kane (Inggris) 6 1
Ousmane Dembele (Prancis) 5 2


*Sudah tersingkir.

Aturan Penentuan Golden Boot FIFA

Meski sama-sama mencetak delapan gol, Mbappe untuk sementara berada di posisi terdepan.

Penyebabnya adalah penyerang Prancis tersebut sudah mengoleksi tiga assist, sedangkan Messi baru mencatatkan dua assist.

Dengan demikian, apabila turnamen berakhir hari ini, Mbappe akan kembali membawa pulang Golden Boot seperti yang ia raih pada Piala Dunia 2022.

FIFA telah menetapkan aturan yang cukup jelas apabila terdapat dua atau lebih pemain memiliki jumlah gol yang sama.

Urutan penentu pemenang adalah:

  1. Jumlah gol terbanyak.

  2. Jika jumlah gol sama, jumlah assist menjadi penentu.

  3. Jika assist juga sama, maka total menit bermain paling sedikit akan menjadi pembeda. Pemain yang mencatat menit bermain lebih sedikit akan menempati posisi lebih tinggi.

Artinya, duel Messi dan Mbappe belum sepenuhnya ditentukan oleh jumlah gol semata.

Jika Messi mampu menyamai jumlah assist Mbappe pada semifinal atau final nanti, maka perhitungan akan bergeser ke total menit bermain.

Berdasarkan statistik hingga perempat final, Mbappe telah bermain 518 menit, sedangkan Messi 530 menit.

Jika keduanya nantinya mengakhiri turnamen dengan jumlah gol dan assist identik, maka Mbappe tetap memiliki keunggulan karena bermain lebih sedikit.

Baca juga: Daftar Tim Paling Sering Lolos Semifinal Piala Dunia, Argentina Kejar Rekor Italia

Masih Ada Ancaman dari Inggris dan Prancis

Meski perhatian tertuju kepada Messi dan Mbappe, persaingan Golden Boot belum sepenuhnya tertutup.

Dua bomber Inggris, Harry Kane dan Jude Bellingham, sama-sama telah mengoleksi enam gol dan masih memiliki peluang mengejar apabila tampil tajam di semifinal melawan Argentina.

Sementara itu, Ousmane Dembele juga masih berpeluang memberikan kejutan. Penyerang Prancis tersebut telah mengemas lima gol dan dua assist, sehingga masih bisa masuk dalam persaingan apabila tampil produktif dalam dua pertandingan terakhir.

Dengan masih tersisa semifinal dan final, perebutan Sepatu Emas Piala Dunia 2026 dipastikan akan kembali menghadirkan duel panas antara Lionel Messi dan Kylian Mbappe.

Persaingan dua pemain beda generasi ini mengulang rivalitas yang sempat menjadi sorotan dunia pada final Piala Dunia 2022 di Qatar.

Saat itu Mbappe meraih sepatu emas setelah mencetak delapan gol dan unggul satu gol lebih banyak dari Messi yang memenangkan trofi Piala Dunia.

(Tribunnews.com/Tio)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.