Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado Sebut Bibit Siklon Tropis 97W Tingkatkan Kecepatan Angin
Isvara Savitri July 12, 2026 07:22 PM

 

TRIBUNMANADO.COM, MANADO - Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado meprediksi sepekan ke depan cuaca di Sulawesi Utara cenderung cerah.

Tidak ada wilayah di Sulawesi Utara yang berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.

Hal ini diungkapkan oleh Koordinator Bidang Operasional Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado, Karina Husna, Minggu (12/7/2026).

Meski begitu, cuaca di Sulut tetap dipengaruhi bibit Siklon Tropis 97W yang berada di Samudra Pasifik Barat, tepatnya di sebelah utara Papua.

"Adanya Bibit Siklon Tropis 97W di Samudra Pasifik Barat sebelah utara Papua menyebabkan peningkatan kecepatan angin di wilayah Sulawesi Utara," kata Karina Husna.

SUNMORI - Komunitas pecinta motor dua tak yang tergabung dalam 2 Strokes Lovers Sangihe menggelar kegiatan Sunday Morning Ride (Sunmori), Minggu (12/7/2026). Kegiatan yang dipusatkan di Taman Kota Tahuna ini diikuti puluhan peserta dari berbagai wilayah di Kabupaten Kepulauan Sangihe.
SUNMORI - Komunitas pecinta motor dua tak yang tergabung dalam 2 Strokes Lovers Sangihe menggelar kegiatan Sunday Morning Ride (Sunmori), Minggu (12/7/2026). Kegiatan yang dipusatkan di Taman Kota Tahuna ini diikuti puluhan peserta dari berbagai wilayah di Kabupaten Kepulauan Sangihe. (Tribun Manado/Eduard Joanly Tahulending)

Untuk itu, pemerintah dan masyarakat diminta waspada potensi angin kencang selama beberapa hari ke depan.

Angin kencang sendiri memang sudah terjadi beberapa hari terakhir.

Penyebab sebelumnya adalah Siklon Tropis Bavi di Laut Filipina.

Selain itu, Karina juga memperingatkan bahwa bulan ini Sulut mengalami puncak musim kemarau.

"Sekarang memang sedang puncak musim kemarau hingga September 2026," tuturnya.

Baca juga: Cerita David dan Ando, Pembuat Dodol Lintas Generasi di Minsel, Ungkap Suka Duka Proses Produksi

Baca juga: Bukit Royal Paniki Minut Resmikan Marketing Office dan Rayakan 1 Tahun Perjalanan dengan Inovasi

Untuk itu, masyarakat diminta menjaga kesehatan dengan tetap mengonsumsi air putih, mengenakan tabir surya, serta menghindari keluar gedung pada pukul 11.00-14.00 Wita.

Kemudian, masyarakat juga diminta tak sembarangan memicu api untuk menghindari kebakaran lahan.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.