TRIBUNMANADO.COM, MANADO - Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado meprediksi sepekan ke depan cuaca di Sulawesi Utara cenderung cerah.
Tidak ada wilayah di Sulawesi Utara yang berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.
Hal ini diungkapkan oleh Koordinator Bidang Operasional Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado, Karina Husna, Minggu (12/7/2026).
Meski begitu, cuaca di Sulut tetap dipengaruhi bibit Siklon Tropis 97W yang berada di Samudra Pasifik Barat, tepatnya di sebelah utara Papua.
"Adanya Bibit Siklon Tropis 97W di Samudra Pasifik Barat sebelah utara Papua menyebabkan peningkatan kecepatan angin di wilayah Sulawesi Utara," kata Karina Husna.
Untuk itu, pemerintah dan masyarakat diminta waspada potensi angin kencang selama beberapa hari ke depan.
Angin kencang sendiri memang sudah terjadi beberapa hari terakhir.
Penyebab sebelumnya adalah Siklon Tropis Bavi di Laut Filipina.
Selain itu, Karina juga memperingatkan bahwa bulan ini Sulut mengalami puncak musim kemarau.
"Sekarang memang sedang puncak musim kemarau hingga September 2026," tuturnya.
Baca juga: Cerita David dan Ando, Pembuat Dodol Lintas Generasi di Minsel, Ungkap Suka Duka Proses Produksi
Baca juga: Bukit Royal Paniki Minut Resmikan Marketing Office dan Rayakan 1 Tahun Perjalanan dengan Inovasi
Untuk itu, masyarakat diminta menjaga kesehatan dengan tetap mengonsumsi air putih, mengenakan tabir surya, serta menghindari keluar gedung pada pukul 11.00-14.00 Wita.
Kemudian, masyarakat juga diminta tak sembarangan memicu api untuk menghindari kebakaran lahan.(*)