Temon Meninggal Mendadak, Sahabat Ungkap Momen Syuting Terakhir
Pipit Maulidya July 12, 2026 06:32 PM

 

SURYA.CO.ID - Kepergian komedian Simson Rarameha Ngadang, atau yang akrab disapa Temon secara mendadak pada Minggu pagi (12/7/2026) menyisakan duka bagi para sahabat, termasuk Cak Lontong dan Udin Penyok.

Di balik keceriaan yang selalu ia tampilkan di layar kaca, Temon ternyata sosok yang sangat pandai menyembunyikan rasa sakitnya demi menjaga suasana hati orang-orang di sekitarnya.

Sempat Syuting Sehari Sebelum Wafat

Rasa tidak percaya menggeliat di benak Udin Penyok, rekan main almarhum dalam serial komedi populer Abdel dan Temon.

Udin Penyok mengungkapkan bahwa mereka berdua masih bekerja bersama di studio syuting sehari sebelum Temon mengembuskan napas terakhir.

"Kemarin sore masih ketemu bareng di sebuah program televisi ya, masih sehat, masih ketawa-ketawa kita," ujar Udin Penyok dengan mata berkaca-kaca saat ditemui di rumah duka di kawasan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Minggu (12/7/2026) dikutip dari Kompas.com.

Di mata rekan sesama komedian, Temon bukan sekadar pelawak biasa. Ia adalah sosok yang memiliki energi positif yang konsisten menghibur di dalam maupun di luar sorot kamera.

"Sebagai seorang teman, dia itu memang lucu, jadi enggak cuma di TV gitu ya, sehari-hari emang lucu. Temon itu enggak pernah ngeluh, selalu semangat, selalu paling ceria, makanya dijulukinya pelawaknya pelawak, paling suka bikin orang ketawa," kata Udin lagi.

Detik-Detik Temon Meninggal Dunia

Serangan jantung mendadak menjadi penyebab utama berpulangnya rekan duet Abdel Achrian ini.

Berdasarkan penuturan komedian Lies Hartono atau Cak Lontong yang merangkum cerita dari anak dan istri almarhum, Temon sempat mengeluhkan sakit yang luar biasa pada bagian dada kirinya sebelum dilarikan ke rumah sakit.

"Tadi cerita dari istri dan anaknya kan tadi pagi ada gejala yang mengarah ke serangan jantung, katanya karena Bang Temon memegang dada, kesakitan memegang dada kirinya, terus kemudian dibawa ke rumah sakit," ungkap Cak Lontong.

Pihak keluarga langsung membawa Temon ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mampang, Jakarta Selatan, sekitar pukul 07.00 WIB untuk mendapatkan pertolongan medis darurat.

Namun, takdir berkata lain. Temon dinyatakan meninggal dunia pada pukul 08.45 WIB.

"Tapi mungkin Tuhan berkehendak lain dan tidak bisa diselamatkan, saya mau menyampaikan duka cita mendalam semoga keluarga dan anak yang ditinggalkan diberikan kesabaran dan ketabahan," tutur Cak Lontong dengan nada penuh kedukaan.

Rahasia Rasa Sakit 

Bagi Cak Lontong, kabar kepergian Temon menjadi hantaman berat. Selama menjalin persahabatan sejak tahun 2004, ia sama sekali tidak pernah mengetahui jika Temon memiliki riwayat gangguan jantung.

Di matanya, almarhum adalah tipikal orang yang selalu ingin terlihat prima di depan teman-temannya.

"Enggak, dia bukan orang yang suka bercerita apalagi tentang penyakitnya dia enggak. Kalau ketemu itu udah bercanda aja bawaannya jadi kayaknya dia orang yang enggak pengin terlihat sakit, enggak pengin terlihat ini di depan temannya kali ya, jadi kita nggak ngerti," kenang Cak Lontong.

Bahkan, performa terakhir almarhum di panggung saat mengisi acara JakCulture di Pasar Seni Ancol pada akhir Juni 2026 lalu sama sekali tidak menunjukkan tanda-tanda bahwa ia sedang sakit.

"Terakhir ketemu akhir bulan Juni kemarin pas di Jakarta kan mengisi acara di Ancol di Pasar Seni JakCulture. Kita lihat dia masih perform di panggung, masih kelihatan sehat, masih semangat, masih lucu kayak biasanya jadi enggak nyangka aja kalau hari ini berpulang," tambahnya.

Berdasarkan informasi dari pihak kerabat, jenazah Temon saat ini telah disemayamkan di rumah duka. Rencananya, prosesi pemakaman akan dilangsungkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tanah Kusir, Jakarta Selatan, pada Senin (13/7/2026) sekitar pukul 11.00 WIB.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.