TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNG TENGAH – Polsek Punggur kembali menggelar program bertajuk "Polsek Sambang Kampung" untuk memperkuat hubungan dengan masyarakat di tingkat desa atau kampung.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Punggur, Iptu Harizal, didampingi Kapolsubsektor Kotagajah, Ipda David Lubis, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) yang bertatap langsung dengan masyarakat.
Mewakili Kapolres Lampung Tengah, AKBP Charles Pandapotan Tampubolon, Kapolsek Punggur Iptu Harizal menjelaskan bahwa program ini dirancang sebagai wadah serap aspirasi dan penguatan komunikasi dua arah antara kepolisian dan warga.
Dia mengatakan, legiatan yang sudah berlangsung di Kampung Saptomulyo, Kecamatan Kota Gajah, Lampung Tengah, pada Jumat (10/7/2026) lalu berfokus pada aktivitas malam dan mengajak masyarakat untuk mengaktifkan ronda.
"Program Sambang Kampung bertujuan untuk mempererat silaturahmi, membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat, menyerap aspirasi dan informasi, serta bersama-sama mencari solusi atas berbagai persoalan di tengah warga, khususnya terkait keamanan," ujar Iptu Harizal, Minggu (12/7/2026).
Dalam tatap muka tersebut, Iptu Harizal menekankan bahwa Kamtibmas merupakan tanggung jawab bersama.
Ia mengimbau warga untuk mengaktifkan kembali pos ronda (sistem keamanan lingkungan) sebagai langkah preventif mencegah tindak kriminalitas.
Selain itu, Kapolsek memberikan peringatan tegas terkait penyakit masyarakat.
Ia meminta warga untuk menjauhi segala bentuk penyalahgunaan narkoba serta praktik perjudian.
Warga juga diminta tidak ragu melapor jika mengendus adanya tindak pidana di lingkungan mereka.
"Program ini sejalan dengan upaya Polres Lampung Tengah dan jajaran dalam memperkuat Sabuk Kamtibmas melalui sinergitas antara aparat keamanan, pemerintah daerah, serta seluruh lapisan masyarakat hingga ke tingkat kampung," tambahnya.
Usai menggelar dialog dan tatap muka, Kapolsek bersama rombongan langsung turun ke lapangan untuk meninjau dan mengecek keaktifan pos ronda setempat.
"Langkah ini dilakukan sebagai komitmen nyata dalam memperkuat sistem keamanan berbasis partisipasi aktif masyarakat," tutupnya. (TRIBUNLAMPUNG.CO.ID/Fajar Ihwani Sidiq)