15 Atlet Muda Raih Super Tiket Audisi PB Djarum 2026 Pekanbaru
Abdul Azis Alimuddin July 12, 2026 08:22 PM

TRIBUN-TIMUR.COM - 15 atlet muda meraih Super Tiket pada hari terakhir Audisi Umum PB Djarum 2026 di GOR Angkasa, Pekanbaru, Riau, Minggu (12/7/2026).

Dari jumlah tersebut, enam atlet lolos melalui jalur turnamen, sedangkan sembilan lainnya menerima Super Tiket tambahan berdasarkan penilaian Tim Pencari Bakat.

Selanjutnya seluruh peraih Super Tiket akan mengikuti tahap karantina empat pekan di Kudus, Jawa Tengah, pada 14 September hingga 9 Oktober 2026.

Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation sekaligus Ketua PB Djarum, Yoppy Rosimin, apresiasi Audisi Umum PB Djarum 2026 di Pekanbaru yang dinilai sukses.

Menurutnya, selama enam hari pelaksanaan, para atlet muda dari berbagai daerah di Pulau Sumatera menunjukkan kemampuan teknik, semangat juang, dan mental bertanding, menjadi modal penting untuk berkembang ke level lebih tinggi.

Yoppy Rosimin menilai kemunculan banyak atlet potensial dari Sumatera menjadi kabar baik bagi proses regenerasi bulutangkis Indonesia.

Ia berharap daerah-daerah di Sumatera terus melahirkan pebulutangkis berkualitas yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

Namun, Yoppy Rosimin mengingatkan keberhasilan meraih Super Tiket bukanlah akhir perjalanan.

“Audisi Umum PB Djarum 2026 di Pekanbaru berjalan baik. Dari Pulau Sumatera bermunculan atlet berkualitas yang nantinya akan menjaga mata rantai bulu tangkis Indonesia,” katanya.

“Terima kasih kepada seluruh pebulutangkis muda atas kerja keras selama audisi dan selamat bagi semua atlet yang telah berhasil mendapatkan Super Tiket,” Yoppy menambahkan.

Ia berpesan agar para atlet tidak cepat berpuas diri karena perjalanan menjadi atlet berprestasi masih sangat panjang.

“Bagi peserta yang belum berhasil, jangan menyerah, teruslah berlatih dan berkembang karena masih ada kesempatan mengikuti audisi selanjutnya di Makassar dan Kudus,” katanya.

Sementara itu, Ketua Tim Pencari Bakat Audisi Umum PB Djarum 2026, Sigit Budiarto, mengaku puas dengan kualitas peserta yang tampil di Pekanbaru.

Menurutnya, tim berhasil menemukan sejumlah talenta sesuai dengan harapan, termasuk beberapa pebulutangkis kidal yang dinilai memiliki potensi menjanjikan.

Bagi PB Djarum, keberagaman teknik bermain dan asal daerah para peserta menunjukkan ekosistem bulutangkis Indonesia terus berkembang dan semakin diminati generasi muda.

“Kami berhasil menemukan potensi-potensi bagus dan sebagian besar dari Sumatera, termasuk beberapa atlet yang menggunakan tangan kiri. Ini tentu sangat menarik bagi kami,” ujar Sigit.

Ia berharap Audisi Umum PB Djarum terus berkembang sehingga mampu menjaga regenerasi atlet bulutangkis Indonesia.

“Dari 15 peserta terpilih, semuanya sudah sesuai harapan tim pencari bakat. Setelah ini mereka akan menjalani karantina di Kudus bersama peserta dari Makassar dan Kudus selama empat minggu,” katanya.

Salah satu peraih Super Tiket dari jalur turnamen adalah Jayden Octave Tiolando asal Siak, Riau.

Jayden memastikan tiket usai mengalahkan Nathan Alfariqi Aldyhara dengan skor 21-14, 21-18 pada final kategori KU-11 putra.

Meski menghadapi lawan yang memiliki postur lebih tinggi dan tenaga lebih kuat, Jayden mampu membalikkan keadaan melalui perubahan strategi permainan.

“Senang banget dan terharu bisa mendapatkan Super Tiket di Pekanbaru. Sejak awal saya memang ingin masuk PB Djarum karena fasilitasnya sangat bagus dan saya yakin bisa mengejar mimpi menjadi pemain dunia bersama klub ini,” ujar Jayden.

Di sektor KU-12 putri, Super Tiket diraih Chelsea Amanda asal Deli Serdang, Sumatera Utara.

Pebulutangkis PB Indocafe Medan itu mengalahkan Rayya Aufa Tanjung di partai final dengan skor 21-15, 21-13.

Meski keluar sebagai juara, Chelsea mengaku masih harus memperbaiki reaksi kaki, terutama saat mengejar bola-bola depan net.

“Di pertandingan final tadi saya merasa permainan sudah cukup bagus. Namun saya masih harus meningkatkan reaksi kaki agar lebih cepat mengambil bola di depan lapangan,” kata Chelsea.

Chelsea mengaku siap menjalani karantina di Kudus meski harus jauh dari kedua orang tuanya.

“Target saya ingin terus berkembang, menjadi atlet PB Djarum, dan suatu saat mewujudkan mimpi menjadi atlet kelas internasional,” katanya.

Selain enam juara turnamen, PB Djarum juga memberikan sembilan Super Tiket tambahan kepada atlet-atlet yang dinilai memiliki potensi besar.

Salah satunya adalah Bellvania Safistika Sheila Mahaeswari atau Bibel.

Meski langkahnya terhenti di babak perempat final, teknik bermain dan daya juang Bibel membuat Tim Pencari Bakat yang dipimpin legenda bulutangkis Liliyana Natsir memberikan kesempatan baginya mengikuti karantina di Kudus.

“Bibel nggak nyangka bisa mendapatkan Super Tiket. Bibel janji akan kerja keras dan terus berdoa supaya bisa menjadi atlet yang mengharumkan nama Indonesia,” katanya.

Dari sektor U-11 putra, Ray Ethan Jourell menjadi satu-satunya wakil Jambi yang berhasil memperoleh Super Tiket tambahan.

Ray sempat kecewa karena gagal menjadi juara setelah kalah tiga gim di semifinal dari Muhammad Azka Al-Fatih.

Namun, kesempatan mengikuti karantina membuatnya kembali bersemangat.

“Saya sempat kecewa, tapi sekarang semangat lagi karena masih ada kesempatan menjadi atlet PB Djarum. Saya akan berlatih lebih giat dan berusaha semaksimal mungkin,” ujarnya.

Perjalanan Audisi Umum PB Djarum 2026 selanjutnya akan berlanjut di Makassar pada Agustus mendatang.

Seleksi akan berlangsung di GOR Dafest pada 5-9 Agustus 2026.

Pendaftaran secara daring dibuka hingga 28 Juli 2026 pukul 23.59 WIB, sedangkan daftar ulang dijadwalkan pada 4 Agustus pukul 09.00-15.00 WIB sebelum memasuki tahapan seleksi.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.